Berita

Sempat Mangkir, Polisi Panggil Ulang Terlapor Terduga Pengguna Ijazah S1 Palsu Kader PPP Inisial S

Sasamboinside.com – Kepolisian Resor (Polres) Lombok Tengah (Loteng) kembali menjadwalkan pemanggilan ulang terhadap terlapor dugaan penggunaan ijazah S1 palsu oknum Caleg PPP dapil IV kabupaten Lombok Tengah inisial S setelah mangkir.

Pada pemanggilan beberapa waktu lalu, kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini mangkir dengan alasan sakit.

Kasi Humas Polres Loteng, Iptu Lalu Brata Kusnadi menyatakan bahwa pihaknya sudah memanggil S selaku terlapor dugaan penggunaan ijazah S1 palsu.

Akan tetapi, dari pemanggilan tersebut terlapor inisial S tidak bisa hadir lantaran sakit.

“Kita sudah panggil terlapor, tapi dia tidak hadir karena sakit,” ungkap Kasi Humas via telepon, Jumat, 02 Januari 2025.

Untuk itu, dalam beberapa hari kedepan pihaknya akan kembali mengagendakan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan.

Ia menambahkan, dalam kasus ini pihak kepolisian telah meminta banyak keterangan. Mulai dari pihak  KPUD, Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT), ahli dan para pihak lain sudah dimintai keterangan.

Kasi Humas memastikan kasus ini tetap menjadi atensi Polres Lombok Tengah. Ia berjanji,  setiap  tahapan akan dilalui dengan profesional sesuai perundang undangan yang berlaku.

Sementara itu, serangkaian pemeriksaan saksi dan upaya pengungkapan kasus tersebut mendapat apresiasi dari sejumlah kalangan, salah satunya Ketua Ormas Sasaka NTB, Lalu Ibnu Hajar.

Kepada wartawan, Ibnu mengaku salut dengan keberanian pihak kepolisian dalam mengungkap kasus tersebut.

Namun, kata Ibnu, yang paling ditunggu masyarakat  saat ini adalah keberanian dalam menentukan siapa pihak yang bertanggunguawab.  Ia berharap kasus ini  jangan sampai dibiarkan menggelinding terlalu lama.

“Penanganannya sudah cukup baik. Sekarang tinggal kita tunggu siapa tersangkanya,” kata Ibnu.

Kejelasan status kasus ini  menurutnya sangat penting. Mengingat, penanganannya  menjadi salah satu sorotan publik. Dan dari  sekian banyak masyarakat yang  mengikuti perkembangan kasus ini, tidak sedikit yang meragukan pihak kepolisian nantinya bisa bertindak adil dalam penanganan kasus ini.

” Berbagai keraguan masyarakat saat ini tentu perlu dijawab dan disikapi oleh Polres Lombok Tengah. Kami berharap bola “panas” ini jangan dibiarkan menggelinding kemana mana terlalu lama,” kata Ibnu.

Pihaknya pun berjanji akan terus mengawal kasus ini hingga keadilan yang diharapkan masyarakat benar-benar bisa ditegakkan.

SaSaMbo Inside

Recent Posts

MyRepublic Indonesia Raih Tiga Penghargaan di Stevie Awards Asia-Pacific 2026, Perkuat Komitmen Inovasi dan Kualitas Layanan

MyRepublic Indonesia berhasil meraih Gold Winner untuk kategori Innovative Achievement in Growth, dan dua penghargaan…

1 jam ago

ASHTA District 8 Hadirkan Free Reading Space Pertama di Mall

ASHTA District 8 terus memperkuat posisinya sebagai lebih dari sekadar destinasi gaya hidup, dengan menghadirkan…

1 jam ago

Akun Tiba-Tiba Logout? Waspadai Modus Penipuan Ini yang Bisa Bikin Uangmu Terkuras

Pernah mengalami akun aplikasi keuanganmu tiba-tiba logout, sementara nomor HP lama milikmu sebenarnya sudah tidak…

2 jam ago

Konsisten Jalankan Praktik Keberlanjutan, WSBP Raih Penghargaan Pada Ajang The Best Corporate Transparency and Emission Reduction Awards 2026

PT Waskita Beton Precast Tbk (kode saham: WSBP) PT Waskita Beton Precast Tbk (kode saham:…

3 jam ago

Kelebihan Tarik Tunai Tanpa Kartu: Lebih Praktis di Era Digital

Tarik tunai tanpa kartu menjadi salah satu fitur yang semakin banyak digunakan karena menawarkan kemudahan,…

3 jam ago

KAI Bandara Layani 78.226 Penumpang Selama Libur May Day 2025, Ajak Masyarakat Tertib Saat Melintas Perlintasan

PT Railink mencatat total sebanyak 78.226 penumpang menggunakan layanan KAI Bandara selama periode libur May…

16 jam ago