Berdasarkan penelusuran, dugaan mengarah ke seseorang berinisial M. M, diduga merupakan salah satu petinggi di sebuah perusahaan BUMN terkemuka.
Sumber terpercaya yang enggan disebutkan namanya, Jumat (8/8/2025), membenarkan bahwa M, yang disebut-sebut sebagai penyebab retaknya rumah tangga Miranda dan F alias J, bertugas di perusahaan BUMN di salah satu daerah.
Bahkan, M diketahui pernah menjabat sebagai Branch Manager di dua lokasi berbeda.
Keberadaan M menjadi sorotan setelah polisi menyatakan tengah memburunya. Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah, Luk Luk Il Maqnun, hingga berita ini diturunkan belum memberikan keterangan pasti kapan M akan dipanggil.
Sebelumnya, berdasarkan hasil autopsi yang diterima kepolisian, ditemukan cairan lokia dan rahim membesar pada jenazah Miranda.
Menurut dokter spesialis kandungan, cairan lokia merupakan cairan atau darah kotor yang keluar setelah persalinan, yang mengindikasikan bahwa Miranda dalam kondisi nifas saat meninggal.
Temuan ini diduga menjadi pemicu cekcok antara Miranda dan suaminya, F alias J, sehingga terjadi pertengkaran yang berujung pada kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan akhirnya merenggut nyawa Miranda.
Humas perusahaan BUMN tempat M bekerja hanya menjawab singkat. “Saat ini kami menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada pihak yang berwenang,” ujar Humas melalui pesan WhatsApp pada 4 Agustus 2025 lalu.
Sasamboinside.com - Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2024…
Sasamboinside.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam menyelamatkan aset-aset negara dan…
Sasamboinside.com – Admin perangkat daerah mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Penulisan Berita di Ruang Rapat Inspektorat…
Sasamboinside.com – Antusiasme warga terlihat jelas saat Gerakan Pangan Murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Lombok…
Sasamboinside.com - Dua pengedar sabu di Kabupaten Lombok Tengah akhirnya digulung aparat Sat Resnarkoba Polres…
Sasamboinside.com - Kejaksaan Negeri Lombok Tengah kembali menunjukkan ketegasannya dalam upaya pemulihan kerugian keuangan negara.…