Pelaku menggunakan nomor tersebut untuk menipu warga dengan meminta sejumlah uang.
Modus pelaku adalah mengirim pesan melalui WhatsApp, berpura-pura menjadi Bupati Pathul Bahri.
Dalam pesannya, pelaku meminta bantuan untuk mentransfer uang sebesar Rp 10 juta dengan alasan mobile banking sedang eror.
“Assalamualaikum boleh minta tolong ini lagi ada keperluan mau transfer 10jt mbengking lgi error gbisa dibuka bisa bantu transfer dulu insyaallah nanti diganti kalau bisa tiang kirim no rekening nya,” demikian isi pesan yang beredar di kalangan masyarakat.
Menanggapi kejadian ini, Bupati Pathul Bahri segera memberikan klarifikasi.
“Nomor HP saya kena hack. Masyarakat jangan percaya dengan isi pesan singkat yang dikirimkan melalui WhatsApp itu, itu penipuan,” tegasnya.
Bupati Pathul Bahri mengimbau masyarakat untuk lebih waspada. Jika ada pesan atau telepon yang mengatasnamakan dirinya untuk meminta uang, ia meminta agar warga tidak langsung percaya.
Ia menyarankan agar masyarakat segera mengonfirmasi langsung kepadanya untuk memastikan kebenarannya.
“Kalau suatu saat ada yang dapat pesan ataupun telepon yang meminta sejumlah uang, sebaiknya jangan percaya atau setidaknya konfirmasi kebenarannya kepada saya,” tutupnya.
Sasamboinside.com - Kapolresta Lombok Tengah Kombes Pol. Hariyanto memberikan tanggapan terkait pemberitaan media online Sasamboinside.com…
Sasamboinside.com — Kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang melibatkan konten kreator Heri Setiawan alias Gobres…
Sasamboinside.com — Semangat membangun budaya menabung sejak dini kembali digaungkan melalui peringatan Hari Indonesia Menabung…
Sasamboinside.com – Antusiasme terhadap MotoGP terus bergulir di berbagai daerah menjelang Pertamina Grand Prix of…
Sasamboinside.com – Modus penipuan dengan mencatut nama pejabat kepolisian kembali terjadi di wilayah Nusa Tenggara…
Sasamboinside.com – Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 memanfaatkan momentum Garuda Indonesia Travel Festival (GATF)…