Pelaku menggunakan nomor tersebut untuk menipu warga dengan meminta sejumlah uang.
Modus pelaku adalah mengirim pesan melalui WhatsApp, berpura-pura menjadi Bupati Pathul Bahri.
Dalam pesannya, pelaku meminta bantuan untuk mentransfer uang sebesar Rp 10 juta dengan alasan mobile banking sedang eror.
“Assalamualaikum boleh minta tolong ini lagi ada keperluan mau transfer 10jt mbengking lgi error gbisa dibuka bisa bantu transfer dulu insyaallah nanti diganti kalau bisa tiang kirim no rekening nya,” demikian isi pesan yang beredar di kalangan masyarakat.
Menanggapi kejadian ini, Bupati Pathul Bahri segera memberikan klarifikasi.
“Nomor HP saya kena hack. Masyarakat jangan percaya dengan isi pesan singkat yang dikirimkan melalui WhatsApp itu, itu penipuan,” tegasnya.
Bupati Pathul Bahri mengimbau masyarakat untuk lebih waspada. Jika ada pesan atau telepon yang mengatasnamakan dirinya untuk meminta uang, ia meminta agar warga tidak langsung percaya.
Ia menyarankan agar masyarakat segera mengonfirmasi langsung kepadanya untuk memastikan kebenarannya.
“Kalau suatu saat ada yang dapat pesan ataupun telepon yang meminta sejumlah uang, sebaiknya jangan percaya atau setidaknya konfirmasi kebenarannya kepada saya,” tutupnya.
Sasamboinside.com - Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menegaskan daya saingnya sebagai destinasi pariwisata ramah…
Sasamboinside.com - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) meraih peringkat ke-33,…
Sasamboinside.com - Rencana aksi demonstrasi dan diskusi publik di Kejaksaan Negeri Lombok Tengah pada Selasa,…
Sasamboinside.com – Kongres Advokat Indonesia (ADVOKAI) NTB kembali menggelar Ujian Kompetensi Dasar Profesi Advokat (UKDPA)…
Sasamboinside.com - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa kemajuan Kabupaten Lombok…
Sasamboinside.com – Dampak ekonomi sebesar Rp5,2 triliun dan rekor 157.875 pengunjung menandai keberhasilan Pertamina Grand…