Pelaku menggunakan nomor tersebut untuk menipu warga dengan meminta sejumlah uang.
Modus pelaku adalah mengirim pesan melalui WhatsApp, berpura-pura menjadi Bupati Pathul Bahri.
Dalam pesannya, pelaku meminta bantuan untuk mentransfer uang sebesar Rp 10 juta dengan alasan mobile banking sedang eror.
“Assalamualaikum boleh minta tolong ini lagi ada keperluan mau transfer 10jt mbengking lgi error gbisa dibuka bisa bantu transfer dulu insyaallah nanti diganti kalau bisa tiang kirim no rekening nya,” demikian isi pesan yang beredar di kalangan masyarakat.
Menanggapi kejadian ini, Bupati Pathul Bahri segera memberikan klarifikasi.
“Nomor HP saya kena hack. Masyarakat jangan percaya dengan isi pesan singkat yang dikirimkan melalui WhatsApp itu, itu penipuan,” tegasnya.
Bupati Pathul Bahri mengimbau masyarakat untuk lebih waspada. Jika ada pesan atau telepon yang mengatasnamakan dirinya untuk meminta uang, ia meminta agar warga tidak langsung percaya.
Ia menyarankan agar masyarakat segera mengonfirmasi langsung kepadanya untuk memastikan kebenarannya.
“Kalau suatu saat ada yang dapat pesan ataupun telepon yang meminta sejumlah uang, sebaiknya jangan percaya atau setidaknya konfirmasi kebenarannya kepada saya,” tutupnya.
Sasamboinside.com - Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2024…
Sasamboinside.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam menyelamatkan aset-aset negara dan…
Sasamboinside.com – Admin perangkat daerah mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Penulisan Berita di Ruang Rapat Inspektorat…
Sasamboinside.com – Antusiasme warga terlihat jelas saat Gerakan Pangan Murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Lombok…
Sasamboinside.com - Dua pengedar sabu di Kabupaten Lombok Tengah akhirnya digulung aparat Sat Resnarkoba Polres…
Sasamboinside.com - Kejaksaan Negeri Lombok Tengah kembali menunjukkan ketegasannya dalam upaya pemulihan kerugian keuangan negara.…