Sasamboinside.com – Video yang memperlihatkan aksi tawuran antar siswa di salah satu sekolah di wilayah Tampar-Ampar, Kecamatan Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah, beredar luas di media sosial dan menghebohkan warga.
Dalam video yang viral tersebut, terlihat sejumlah pelajar terlibat aksi saling kejar dan perkelahian usai jam pulang sekolah.
Peristiwa itu pun langsung menjadi perhatian masyarakat hingga aparat kepolisian turun tangan untuk mengamankan situasi.
Kasi Humas Polres Lombok Tengah, Iptu Lalu Brata Kusnadi, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Jumat sekitar pukul 12.00 Wita, setelah kegiatan belajar mengajar selesai.
Menurutnya, insiden itu bermula dari persoalan sepele yang melibatkan dua orang siswa dari sekolah yang sama namun berbeda kelas.
“Awalnya salah seorang siswa berinisial AA menendang botol yang mengenai DY. Kemudian AA meminta maaf, namun permintaan maaf tersebut tidak diterima oleh DY sehingga terjadi perkelahian di dalam lingkungan sekolah,” ujar Iptu Lalu Brata Kusnadi.
Perkelahian antara kedua siswa tersebut kemudian memicu emosi teman-teman mereka hingga berujung tawuran antar kelas di luar sekolah.
Mendapat informasi mengenai kejadian tersebut, personel Polsek Praya Tengah langsung mendatangi lokasi untuk mengendalikan situasi.
“Kemudian dari Polresta melalui Polsek Praya Tengah mendatangi TKP, dan situasi kondusif,” katanya.
Dikatakan Brata, pihaknya memastikan penyelesaian persoalan tersebut akan dilakukan melalui jalur mediasi dengan melibatkan seluruh pihak terkait.
Rencananya, pihak kepolisian akan memfasilitasi pertemuan yang menghadirkan kedua siswa yang terlibat, orang tua masing-masing, guru, serta pihak kepolisian guna mencari penyelesaian secara kekeluargaan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
“Besok akan difasilitasi untuk dilakukan penyelesaian di sekolah dengan menghadirkan anak yang berkelahi dan orang tuanya serta gurunya,” pungkas Brata.














Tidak ada Respon