Berita

Komisi III DPRD Soroti Status dan Penataan Pelabuhan di Lombok Utara

Sasamboinside.com – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Utara (KLU), M. Indra Darmaji Asmar, ST., menyoroti kondisi pelabuhan di Lombok Utara yang dinilainya belum tertata.
Permasalahan utama terletak pada status pelabuhan yang tidak jelas, antara resmi dan tidak resmi, serta minimnya pemisahan area pelayanan untuk penumpang dan barang.
Indra Darmaji, yang juga politisi Fraksi Partai Golkar, mengungkapkan keprihatinannya usai mengikuti Upacara HUT KLU ke-17 pada Senin (21/7).
Darmaji melihat fungsi pelabuhan di Lombok Utara belum tertata. Tidak saja karena status yang resmi dan tidak resmi, tetapi pemilahan area pelayanan untuk orang dan barang juga tidak jelas.
Menurut Darmaji, Pemerintah Daerah (Pemda) KLU harus segera mengajukan dan memisahkan status pelabuhan untuk penumpang dan barang. Hal ini krusial untuk memastikan kelancaran arus transportasi masyarakat dan wisatawan.
Saat ini, kata dia, fasilitas pelabuhan angkutan laut yang resmi di KLU hanya dimiliki oleh Pelabuhan Bangsal dan Pelabuhan Carik.
Ia menekankan pentingnya Pemda untuk segera memetakan area-area yang menjadi titik pelayanan. Pasalnya, lalu lintas transportasi yang tersebar di berbagai titik dan banyak diakses masyarakat mancanegara maupun lokal, harus segera diperjelas statusnya.
“Mengapa statusnya harus jelas, karena pada sarana dan prasarana ini terdapat pelayanan kepada wisatawan, mungkin juga pungutan baik dalam bentuk tiket ataupun beban lain,” papar Darmaji.
“Kita tidak ingin masyarakat terus-menerus beroperasi di area yang tidak memiliki status jelas. Masyarakat harus diberikan kepastian hukum, sehingga penting untuk dimohonkan area-area yang selama ini digunakan untuk bongkar muat penumpang,” imbuhnya.

Sudah menjadi rahasia umum, pelayanan pariwisata di Lombok Utara banyak dilayani melalui pintu masuk pelabuhan-pelabuhan tidak resmi, atau kerap disebut “pelabuhan tikus”. Titik-titik ini meliputi Kecinan, Teluk Nara, hingga Ombak Beleq di kawasan Pantai Sira.
Darmaji lebih lanjut menyarankan agar Pemda juga mempertegas pola pelayanan dengan memisahkan titik area pelabuhan khusus angkutan orang dan area pelabuhan khusus angkutan barang.
Meskipun titik-titik pelayanan ini belum berstatus resmi, setidaknya Pemda harus memiliki inisiatif untuk menata agar pelayanan angkutan memberi kenyamanan kepada wisatawan.
“Walaupun status resmi pelabuhan masih belum ada, tapi Pemda juga tidak bisa membiarkan sepanjang jalur pantai sebagai area bongkar muat. Yang kita khawatirkan, jangan sampai muncul konflik horisontal oleh karena, misalnya pemilik lahan pinggir pantai keberatan karena lahannya digunakan untuk bongkar muat,” ujarnya.
Darmaji juga melihat adanya potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang hilang. Hingga saat ini, hanya area Pelabuhan Bangsal dan Pelabuhan Carik yang secara resmi membolehkan pemerintah daerah memungut jasa dermaga dan jasa tambat kapal sesuai kapasitas Gross Ton.
“Termasuk menjadi bahan pertanyaan kita, bagaimana status retribusi yang ditarik apabila itu terlanjur dilakukan sedangkan titik operasi armada berada di pelabuhan atau dermaga ilegal?” tanyanya.
Ia menegaskan, tidak adanya pelabuhan resmi justru memunculkan lahirnya jalur tikus. “Sehingga roh (dinas) Perhubungan di situ, bukan malah membuat jalur tikus baru,” tandas Darmaji. (May*)
SaSaMbo Inside

Recent Posts

Belum Bayar Sewa 9 Bulan, Dapur MBG di Desa Puyung Disegel

Sasamboinside.com - Operasional dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Puyung, Kecamatan Jonggat, Kabupaten…

19 jam ago

Bank NTB Syariah – Pemprov NTB Rampungkan Skema Pinjaman Lunak KUR PMI dan Magang, Solusi Transparan Guna Putus Rantai Rekrutmen Ilegal

Sasamboinside.com – PT Bank NTB Syariah bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) serta…

1 hari ago

Lombok Tengah Raih WTP ke-14 Kali Berturut-turut dari BPK RI

Sasamboinside.com - Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Opini Wajar Tanpa…

2 hari ago

Wakili NTB, Maesarah Ukir Prestasi di MTQ Internasional Pemuda Masjid Dunia 2026

Sasamboinside.com — Qoriah asal Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Maesarah, menorehkan prestasi membanggakan di tingkat…

2 hari ago

Sat Pol PP Loteng Sita Ribuan Batang Rokok Ilegal dan Tembakau Irisan Siap Jual

Sasamboinside.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lombok Tengah menggelar operasi gabungan pemberantasan…

2 hari ago

Belum Sempat Injak Bali, Pelaku Jambret Kalung Emas 35 Gram Diciduk di Pelabuhan Lembar

Sasamboinside.com - Aksi penjambretan disertai penganiayaan yang terjadi di Dusun Berobot, Desa Ranggegata, Kecamatan Praya…

2 hari ago