Sasamboinside.com – Sebuah odong-odong yang diduga mengangkut rombongan calon jamaah umrah menuju Bandara Internasional Lombok mengalami kecelakaan di jalur Bypass Desa Labulia, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 08.00 Wita.
Kecelakaan melibatkan odong-odong bernomor polisi B 1367 VIX yang dikemudikan IR, warga Gerung, Lombok Barat, dengan mobil bak terbuka bernomor polisi DR 8412 DI yang dikendarai R, warga Sekotong, Lombok Barat.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Namun, sebanyak 34 orang mengalami luka ringan, terdiri dari 29 penumpang dan pengemudi odong-odong, serta lima orang dari kendaraan bak terbuka, termasuk sopir.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Lombok Tengah, IPDA Adika menjelaskan, kecelakaan bermula saat kedua kendaraan melaju dari arah barat ke timur.
Mobil bak terbuka disebut melaju dengan kecepatan tinggi dan mengambil jalur kiri untuk menyalip sebuah bus di depannya.
“Setelah berhasil menyalip bus, di depannya ada sepeda motor sehingga pengemudi bermanuver ke kanan. Saat berpindah ke kanan, di saat bersamaan ada kendaraan odong-odong sehingga terjadi serempetan,” jelasnya.
Akibat benturan awal tersebut, pengemudi mobil bak terbuka kehilangan kendali.
Kendaraan kemudian naik ke median jalan sebelah kanan dan menghantam sebuah pohon.
Usai menabrak pohon, lanjut Adika, posisi mobil berputar menghadap kembali ke arah barat.
Pada saat bersamaan, odong-odong yang sebelumnya oleng juga sempat menabrak tiang listrik sebelum akhirnya menghantam bagian depan mobil bak terbuka hingga terjadi tabrakan adu jangkrik.
Benturan keras menyebabkan kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah dan sempat mengundang perhatian pengguna jalan yang melintas di jalur bypass tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, odong-odong tersebut diketahui tengah membawa rombongan calon jamaah umrah yang hendak diantar menuju Bandara Internasional Lombok.
“Menurut informasi, odong odong ini dia mau mengantar jamaah umroh ke bandara,” ungkap Adika.
Disisi lain, Adika mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan kendaraan di luar fungsi dan peruntukannya demi keselamatan.
“Mobil bak terbuka diperuntukkan untuk mengangkut barang, bukan penumpang. Begitu juga odong-odong tidak diperuntukkan beroperasi di jalan umum, melainkan di kawasan pariwisata,” tegas Adika.
Saat ini, kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan sebagai barang bukti dan penanganan lebih lanjut dilakukan oleh Satlantas Polres Lombok Tengah.















Tidak ada Respon