Peristiwa

Dir LSM NCW Minta Polda NTB Usut Tuntas Kasus Pendopo 1 Bupati Loteng

Lombok Tengah, NTB – Belum adanya kejelasan terkait kasus dugaan Korupsi Pembangunan Pendopo Bupati Lombok Tengah, yang sudah dilaporkan NTB Corruption Watch (NCW), hingga hari ini masih menjadi pertanyaan semua pihak.

Dimana sebelumnya, Badan Reserse Kriminal Polri melimpahkan dan menyerahkan berkas dugaan korupsi tersebut ke pihak Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus (Dit. Reskrimsus) Polda NTB.

“Berkas pelimpahan dugaan korupsi Pembangunan Pendopo Bupati Lombok Tengah tersebut dalam bentuk surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) nomor 20/III/RES.3.5/2022/Tipikor dikeluarkan Badan Reserse Kriminal Polri, di tanda tangani Wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi Mabes Polri, Kombes Pol. Arief Adiharsa.” ujar Dir NCW (NTB Corruption Watch) Fathurrahman melalui pesan tertulisnya (23/8/22).

Pihaknya pun kembali mempertanyakan kasus dugaan Mark Up Pembangunan Pendopo Bupati Lombok tengah itu. Pasalnya, hingga hari ini belum ada informasi jelas dari pihak Kepolisan Polda NTB terkait proses penyelidikan kasus ini.

Fathurrahman mengatakan, sebelumnya NTB Corruption Watch (LSM NCW) dengan Nomor: 035/LSMNCW/XI/2021 tanggal 8 November 2021 lalu telah melaporkan dugaan perbuatan melawan hukum yang mengakibatkan potensi kerugian keuangan Daerah pada Dinas PUPR Lombok Tengah dalam Kegiatan Pembangunan Pendopo Bupati Lombok Tengah ke Bareskrim Polri.

Dimana, menurut Fathurrahman, dalam pagu anggaran pembangunan pendopo Bupati LombokTengah tersebut senilai Rp. 13.270.110.030, pada tahun anggaran 2019, yang bersumber dari dana APBD terdapat kekurangan volume pekerjaan pada pekerjaan Pembangunan Pendopo Bupati Lombok Tengah senila Rp. 1.087.306.580,.

“Artinya, jumlah yang terbayarkan kepada pihak ketiga melebihi jumlah progres fisik yang semestinya.” sebut Fathurrahman.

“Kasus ini sudah hampir satu tahun berjalan, bila Polda NTB tidak serius mengatensi permasalahan ini dan tidak ada kejelasan dalam menjalankan proses dari kasus ini, maka kami NCW sudah siap untuk membawa laporan ini untuk kami tindaklanjuti ke KPK.” ancamnya. (Pe***)

SaSaMbo Inside

Recent Posts

Penuhi Unsur Pidana, Abah AIS Resmi Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Seksual

Sasamboinside.com — Penyidikan kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan mantan pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abul…

1 jam ago

Tiket MotoGP Mandalika 2026 Terjual 75 Persen, Penyelenggara Bidik Dampak Ekonomi Rp 4,5 Triliun

Sasamboinside.com – Pertamina International Circuit Mandalika dinyatakan siap menggelar Pertamina Grand Prix of Indonesia atau…

16 jam ago

2.500 Pekerja dan Volunteer MotoGP Mandalika Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

Sasamboinside.com – Lebih dari 2.500 pekerja dan volunteer yang terlibat dalam penyelenggaraan Pertamina Grand Prix…

17 jam ago

160 Shuttle Disiapkan untuk MotoGP Mandalika, Ada Bus Khusus Disabilitas

Sasamboinside.com – Kelancaran mobilitas penonton menjadi salah satu perhatian utama dalam penyelenggaraan Pertamina Grand Prix…

17 jam ago

Jelang MotoGP Mandalika, 200 Bikers Ramaikan Watch Party di Mataram

Sasamboinside.com – Antusiasme menyambut Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 semakin terasa di Nusa Tenggara…

2 hari ago

Logistik MotoGP Mulai Masuk Lombok, Polisi Pantau Jalur Lembar-Mandalika

Sasamboinside.com — Jelang MotoGP Mandalika 2026, polisi memperkuat patroli di kawasan Pelabuhan Barang Lembar, Lombok…

2 hari ago