Berdasarkan informasi yang beredar, insiden ini bermula saat Belo kehilangan ponselnya dan menuduh ME sebagai pelakunya.
Merasa tidak bersalah, ME menuruti permintaan Belo dan meminum air yang sudah tercampur racun itu. Seketika, korban mengalami kejang-kejang dan mulutnya mengeluarkan busa.
Warga yang melihat kejadian tersebut segera melarikan ME ke puskesmas terdekat, namun nyawanya tidak dapat tertolong.
Kepala Dusun (Kadus) Bantun Dace, H. Multazam, membenarkan kejadian ini. Ia mengatakan bahwa pelaku, Belo, sudah diamankan oleh pihak kepolisian untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
“Biar lebih pas dan jelas, bisa konfirmasi ke Reskrim Polres, Pak. Karena yang menangani polres pak,” ungkapnya.
Sedangkan Kasatreskrim Polres Lombok Tengah, Lukluk Il Maqnun, belum memberikan tanggapan terkait kasus ini hingga berita ini diturunkan. (Her/Jul)
Sasamboinside.com - Gelaran berskala nasional POCARI SWEAT Run Lombok 2026 sukses diselenggarakan pada 11-12 Juli…
Sasamboinside.com - Kawasan The Mandalika kembali mendapat suntikan daya tarik wisata baru. Wakil Menteri Pariwisata…
Sasamboinside.com – Gelaran Pocari Sweat Run Lombok 2026 kembali membuktikan diri bukan sekadar ajang lari,…
Sasamboinside.com – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika terus memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism berkelas…
Sasamboinside.com – Kemeriahan ajang Pocari Sweat Run Lombok 2026 tak hanya diramaikan ribuan pelari dari…
Pengedar Sabu di Lombok Timur Dibekuk, Polisi Sita 33,45 Gram Narkotika dari Dua Lokasi Berbeda…