Berdasarkan informasi yang beredar, insiden ini bermula saat Belo kehilangan ponselnya dan menuduh ME sebagai pelakunya.
Merasa tidak bersalah, ME menuruti permintaan Belo dan meminum air yang sudah tercampur racun itu. Seketika, korban mengalami kejang-kejang dan mulutnya mengeluarkan busa.
Warga yang melihat kejadian tersebut segera melarikan ME ke puskesmas terdekat, namun nyawanya tidak dapat tertolong.
Kepala Dusun (Kadus) Bantun Dace, H. Multazam, membenarkan kejadian ini. Ia mengatakan bahwa pelaku, Belo, sudah diamankan oleh pihak kepolisian untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
“Biar lebih pas dan jelas, bisa konfirmasi ke Reskrim Polres, Pak. Karena yang menangani polres pak,” ungkapnya.
Sedangkan Kasatreskrim Polres Lombok Tengah, Lukluk Il Maqnun, belum memberikan tanggapan terkait kasus ini hingga berita ini diturunkan. (Her/Jul)
Sasamboinside.com - Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menegaskan daya saingnya sebagai destinasi pariwisata ramah…
Sasamboinside.com - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) meraih peringkat ke-33,…
Sasamboinside.com - Rencana aksi demonstrasi dan diskusi publik di Kejaksaan Negeri Lombok Tengah pada Selasa,…
Sasamboinside.com – Kongres Advokat Indonesia (ADVOKAI) NTB kembali menggelar Ujian Kompetensi Dasar Profesi Advokat (UKDPA)…
Sasamboinside.com - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa kemajuan Kabupaten Lombok…
Sasamboinside.com – Dampak ekonomi sebesar Rp5,2 triliun dan rekor 157.875 pengunjung menandai keberhasilan Pertamina Grand…