Warga Temukan Mayat Tergantung di Hutan Karang Sidemen

A-AA+A++

Sasamboinside.com – Penemuan sesosok mayat dalam kondisi tergantung menggegerkan warga Desa Karang Sidemen, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (24/7/2026).

Korban diketahui berinisial M (38), warga Dusun Sintung Tengak, Desa Karang Sidemen.

IMG-20260705-WA0002

Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban dilaporkan telah menghilang selama kurang lebih satu bulan.

Mayat korban ditemukan setelah seorang warga yang sedang membersihkan lahan di kawasan hutan mencium aroma menyengat yang diduga berasal dari bangkai.

Karena penasaran, warga tersebut kemudian mengajak rekannya mencari sumber bau yang semakin menyengat dari arah tebing di pinggir sungai.

Saat dilakukan pencarian, keduanya dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat yang tergantung di tebing kawasan hutan.

Temuan itu langsung dilaporkan kepada Kepala Dusun setempat yang kemudian meneruskan informasi tersebut ke Polsek Batukliang Utara.

Mendapat laporan dari masyarakat, Satreskrim Polresta Lombok Tengah bersama personel Polsek Batukliang Utara langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kasi Humas Polresta Lombok Tengah, IPTU L. Brata Kusnadi, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.

“Korban diketahui berinisial M (38), warga Dusun Sintung Tengak, Desa Karang Sidemen, Kecamatan Batukliang Utara,” kata IPTU L. Brata Kusnadi saat dikonfirmasi, Jumat.

Brata menjelaskan, penemuan mayat itu bermula ketika seorang warga sedang membersihkan lahan di kawasan hutan dan mencium aroma tidak sedap.

Warga tersebut kemudian mengajak seorang rekannya untuk mencari sumber bau.

“Saat melakukan pencarian, saksi menemukan sesosok mayat dalam posisi tergantung di tebing pinggir sungai. Penemuan itu selanjutnya dilaporkan kepada Kepala Dusun kemudian meneruskan informasi tersebut ke Polsek Batukliang Utara,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, kondisi jenazah sudah mengalami pembusukan lanjut.

Petugas menemukan tubuh korban dalam kondisi tidak utuh, kulit telah menghitam, masih terdapat tali nilon berwarna biru yang melilit leher, serta beberapa bagian tubuh mengalami kerusakan akibat proses pembusukan.

Berdasarkan keterangan keluarga, kata Brata, korban sebelumnya telah dilaporkan hilang sekitar satu bulan lalu.

Laporan orang hilang tersebut juga telah disampaikan kepada Polsek Batukliang Utara sehingga korban masuk dalam daftar pencarian.

“Berdasarkan keterangan keluarga, korban telah dinyatakan hilang sekitar satu bulan dan sebelumnya telah dilaporkan sebagai daftar pencarian orang hilang ke Polsek Batukliang Utara,” jelas Brata.

Keluarga juga mengungkapkan bahwa korban merupakan pasien rawat jalan di Rumah Sakit Jiwa.

Meski demikian, hasil olah TKP yang dilakukan polisi tidak menemukan adanya indikasi awal yang mengarah pada tindak pidana.

Pihak keluarga pun menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban.

“Berdasarkan hasil olah TKP, tidak ditemukan indikasi awal yang mengarah pada adanya tindak pidana. Pihak keluarga juga menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban,” pungkas IPTU L. Brata Kusnadi.

IMG-20260705-WA0003