DPRD Lombok Tengah Gelar Zikir dan Doa Kenang Almarhum Lalu Erlan

Sasamboinside.com — Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Mushola DPRD Kabupaten Lombok Tengah pada Jumat (22/8/2025).
Seluruh anggota dewan berkumpul untuk menggelar zikir dan doa bersama, mengenang wafatnya almarhum Lalu Erlan, salah satu anggota dewan dari Fraksi Partai Golkar.
Zikir dan doa dipimpin oleh Haji Ahkam, yang dihadiri oleh Ketua DPRD, Lalu Ramdan bersama seluruh jajaran anggota dewan.
Zikir dan doa ini menjadi wujud nyata rasa persaudaraan dan kecintaan yang mendalam dari para kolega terhadap sosok Lalu Erlan, yang telah lebih dulu berpulang.
Dalam sambutannya, Ketua DPRD Lalu Ramdan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan inisiasi bersama sebagai bentuk kecintaan dan penghormatan terakhir kepada almarhum.
Ia mengajak semua yang hadir untuk memanjatkan doa terbaik, agar almarhum Lalu Erlan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Ini adalah inisiasi kita bersama sebagai bentuk kecintaan kepada sahabat kita. Semoga almarhum mendapatkan yang terbaik di sisi Allah SWT, dan diampuni atas segala kekhilafan dan kesalahan selama ini,” ucap Lalu Ramdan dengan nada haru.
“Mudah-mudahan berkat doa, keikhlasan, dan kecintaan kita bersama, almarhum diampuni oleh Allah SWT,” tambah Lalu Ramdan.
Lalu Ramdan juga menekankan pentingnya mengenang kebaikan almarhum.
Ia menyampaikan bahwa seorang sahabat sejati adalah mereka yang mengenang kebaikan sahabatnya.
“Sahabat yang baik adalah menyebut kebaikan sahabatnya. Yang kita kenang adalah kebaikan almarhum. Mari keburukan kita kubur,” tegasnya.
Momentum di hari Jumat berkah ini dimanfaatkan sepenuhnya untuk mendoakan almarhum, sekaligus mempererat tali silaturahmi di antara anggota dewan.
Kegiatan ini menunjukkan solidaritas yang kuat di lingkungan DPRD Lombok Tengah.
Setelah zikir dan doa selesai, para anggota dewan saling bersalaman, menciptakan suasana penuh persaudaraan.
Kepergian Lalu Erlan meninggalkan duka mendalam bagi Fraksi Golkar dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah.
Acara zikir dan doa ini menjadi penanda bahwa meskipun raganya telah tiada, kenangan baik dan jasa-jasanya akan selalu dikenang oleh para sahabat dan kolega.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *