Berita

Viral Warga Malaysia Jadi Tukang Sapu 18 Tahun di Lombok, Pemdes Ubung Bongkar Fakta Sebenarnya

Sasamboinside.com – Pemerintah Desa Ubung, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah akhirnya angkat bicara terkait pemberitaan yang menyebut seorang warga negara Malaysia, Norida Akmal Binti Ayob, bertahan hidup selama 18 tahun di Lombok sebagai tukang sapu.
Klarifikasi resmi disampaikan guna meluruskan informasi yang dinilai tidak sepenuhnya sesuai dengan fakta di lapangan.
Kepala Desa Ubung, Mustaal menegaskan bahwa kabar yang beredar di sejumlah media dan media sosial perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
“Berdasarkan data dan pengetahuan kami di Pemerintah Desa Ubung, yang bersangkutan tidak pernah menjadi tukang sapu seperti yang diberitakan,” tegas Mustaal, Rabu (18/2/2026).
Menurutnya, Norida memang telah lama tinggal di wilayah Desa Ubung.
Saat pertama kali datang, ia diketahui hanya membawa satu orang anak perempuan.
Seiring waktu, Norida kini memiliki dua orang anak, yakni satu laki-laki dan satu perempuan.
Pemdes Ubung juga memastikan bahwa anak perempuan Norida tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak.
Bahkan, anak tersebut sempat melanjutkan pendidikan di Universitas Mataram (UNRAM) melalui program Bidikmisi, sebuah program bantuan pendidikan bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.
“Anaknya bisa kuliah melalui program Bidikmisi. Artinya, akses pendidikan tetap terbuka dan difasilitasi dengan baik,” jelas Mustaal.
Terkait kondisi rumah tangga Norida, Mustaal menyampaikan bahwa perceraian dengan suaminya terjadi pada 24 Juni 2024.
Setelah proses perceraian tersebut, mantan suami memberikan uang sebesar Rp20.000.000 untuk membantu biaya kepulangan Norida ke Malaysia.
Selain itu, Kepala Desa Ubung juga membantah narasi yang menyebut Norida bekerja sebagai petugas kebersihan selama belasan tahun.
Berdasarkan informasi yang dihimpun pemerintah desa, setelah perceraian, Norida justru bekerja sebagai karyawan atau pegawai di Pasar Bambu, sebuah pusat usaha dan perdagangan tradisional yang menjadi wadah UMKM serta sentra kerajinan dan kuliner di wilayah tersebut.
“Kurang lebih sekitar delapan bulan beliau bekerja di Pasar Bambu sebagai karyawan, bukan sebagai tukang sapu,” ujarnya.
Pemdes Ubung menilai klarifikasi ini penting agar masyarakat memperoleh informasi yang berimbang dan tidak terpengaruh oleh opini yang belum tentu sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Pemerintah desa juga menegaskan komitmennya untuk tetap terbuka terhadap koordinasi dan komunikasi dengan berbagai pihak demi menjaga nama baik individu maupun lingkungan desa.
“Kami berharap masyarakat bisa menerima klarifikasi ini sebagai informasi yang utuh dan tidak terprovokasi oleh pemberitaan yang belum tentu akurat,” tutup Mustaal.
Pemerintah Desa Ubung pun mengimbau seluruh pihak untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar, terutama yang menyangkut kehidupan pribadi seseorang, agar tidak menimbulkan dampak sosial yang merugikan.
SaSaMbo Inside

Recent Posts

Reses di Kopang, Dewan Ferdi Tampung Beragam Aspirasi Warga

Sasamboinside.com – Persoalan infrastruktur jalan dan ancaman luapan sungai saat musim hujan masih menjadi perhatian…

9 jam ago

Wakil Ketua DPRD Loteng, Uhibbussa’adi Serap Aspirasi Warga Desa Bujak

Sasamboinside.com – Persoalan air bersih dan infrastruktur jalan masih menjadi pekerjaan rumah yang dirasakan masyarakat…

10 jam ago

Belum Dilantik, Kades Terpilih Kelebuh Sudah Titip Aspirasi Pembangunan ke DPRD

Sasamboinside.com – Persoalan infrastruktur dasar hingga fasilitas pendidikan masih menjadi pekerjaan rumah bagi Desa Kelebuh,…

10 jam ago

Reses Dewan Maulidi Jadi Ajang Curhat Masyarakat

Sasamboinside.com — Suasana reses anggota DPRD Lombok Tengah, Maulidi, di Desa Bangket Parak, Kecamatan Pujut,…

10 jam ago

MotoGP Mandalika 2026 Pecahkan Rekor, ITDC Apresiasi Kontribusi Media NTB

Sasamboinside.com – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) mengapresiasi kontribusi…

1 hari ago

ITDC dan PWI Lombok Tengah Bersinergi, Perkuat Promosi The Mandalika

Sasamboinside.com — Pengembangan kawasan pariwisata The Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), tidak cukup…

2 hari ago