Sasamboinside.com – Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) Kabupaten Lombok Tengah memasang target tinggi pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026.
Tim pelatih optimistis cabang olahraga selancar ombak mampu menyumbangkan medali emas melalui enam atlet terbaik yang telah menjalani latihan secara rutin dan disiplin.
Pelatih PSOI Lombok Tengah, Risman, mengatakan target meraih medali emas bukan tanpa alasan.
Menurutnya, para atlet telah menjalani pembinaan secara konsisten meski tidak sedang menghadapi agenda kejuaraan.
“Ya jelas target kita emas. Latihannya rutin dan disiplin. Meskipun tidak ada pertandingan, atlet-atlet ini tetap berada di air untuk berselancar dan terus mengasah kemampuan mereka,” ujar Risman, disela-sela Family Gathering Koni Lombok Tengah di Bencingah Agung Masmirah, Rabu, 8/7/2026.
Ia menjelaskan, sebanyak enam atlet akan memperkuat PSOI Lombok Tengah pada Porprov NTB 2026.
Seluruh atlet akan turun pada kategori over eighteen atau usia di atas 18 tahun.
Risman menyebutkan, dari enam atlet tersebut pihaknya optimistis mampu membawa pulang medali untuk Lombok Tengah.
Bahkan ia berharap target emas bisa diwujudkan, disertai peluang meraih medali perak maupun perunggu.
“Insya Allah dari enam atlet ini ada yang bisa meraih emas. Target kami tentu emas, tetapi kami juga optimistis bisa membawa pulang medali lainnya seperti perak dan perunggu,” katanya.
Adapun enam atlet yang dipersiapkan PSOI Lombok Tengah di antaranya M. Alwi, Rivai, Rul, Amir, Jareng, dan Elsa.
Mereka dinilai memiliki kemampuan yang terus berkembang setelah menjalani latihan intensif di berbagai spot selancar terbaik di Pulau Lombok.
Untuk meningkatkan kemampuan atlet, latihan tidak hanya dipusatkan di satu lokasi.
Para peselancar ditempa di sejumlah pantai yang memiliki karakter ombak berbeda sehingga mereka mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi saat bertanding.
Beberapa lokasi latihan yang kerap digunakan antara lain Pantai Senggigi, Bangko-Bangko, Ekas, Gerupuk, Selong Belanak, Tanjung aan, hingga sejumlah spot selancar lainnya.
Menurut Risman, keberagaman karakter ombak di lokasi latihan menjadi modal penting bagi atlet untuk meningkatkan teknik, keseimbangan, serta kemampuan membaca gelombang.
Selain menjalani pembinaan di daerah, para atlet PSOI Lombok Tengah juga telah memiliki pengalaman bertanding di luar Nusa Tenggara Barat.
Mereka beberapa kali mengikuti kompetisi selancar di Bali maupun Pulau Jawa.
“Atlet-atlet ini sebelumnya pernah bertanding di luar NTB, seperti di Bali dan Jawa. Ada yang berhasil menjadi juara, meskipun mereka mengikuti kejuaraan itu secara mandiri, bukan atas nama PSOI,” ungkapnya.
Pengalaman bertanding di berbagai event tersebut diyakini menjadi bekal berharga bagi para atlet saat menghadapi persaingan di Porprov NTB 2026.
Jam terbang yang dimiliki dinilai mampu meningkatkan mental bertanding sekaligus kepercayaan diri para peselancar muda Lombok Tengah.
PSOI Lombok Tengah pun berharap dukungan dari seluruh masyarakat dapat menjadi motivasi tambahan bagi para atlet untuk memberikan penampilan terbaik.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan dan semangat latihan yang konsisten, cabang olahraga selancar ombak diharapkan mampu menjadi salah satu penyumbang medali bagi kontingen Lombok Tengah pada Porprov NTB 2026.
Sasamboinside.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Lombok Tengah menggelar family gathering bersama kontingen…
Sasamboinside.com - Viral di media sosial sebuah video yang diunggah akun Instagram @kahar_uddinabbas yang menarasikan…
Sasamboinside.com – Menjelang penyelenggaraan Pocari Sweat Run Lombok 2026 pada 11–12 Juli 2026, tingkat okupansi…
Sasamboinside.com - Mahkamah Agung (MA) mengabulkan permohonan Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan terpidana kasus narkotika,…
Sasamboinside.com – Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja turun langsung menemui para santri yang…
Sasamboinside.com – Ketua Pansus II DPRD Lombok Tengah, Ahmad Syamsul Hadi, menilai Pemerintah Kabupaten Lombok…