Berita

Heboh! Santri Korban Pembakaran Gagal ke Podcast Denny Sumargo Gegara Dicegat Polisi

Sasamboinside.com – Viral di media sosial sebuah video yang diunggah akun Instagram @kahar_uddinabbas yang menarasikan dua santri korban dugaan pembakaran di Ponpes Raudatu Shaulatiyah Al Ibrahimy, Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah bersama orang tuanya dicegat petugas saat hendak berangkat memenuhi undangan podcast milik Denny Sumargo. Peristiwa itu disebut terjadi di Bandara Internasional Lombok, Rabu (8/7/2026).

Dalam narasi yang beredar, kedua korban bersama keluarganya disebut sempat dibawa kembali oleh pihak Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat ke RS Bhayangkara dengan alasan untuk menjalani perawatan.

Namun, unggahan tersebut mengklaim bahwa selama berada di rumah sakit, para korban tidak mendapatkan tindakan medis sebagaimana yang diharapkan. Mereka disebut hanya diminta duduk dan beristirahat tanpa adanya penanganan kesehatan.

Tak hanya itu, unggahan tersebut juga menarasikan bahwa setelah dicegat di bandara, korban beserta keluarganya dibawa kembali ke RS Bhayangkara.

Dalam video itu juga muncul klaim bahwa korban diminta untuk tidak lagi berbicara atau menyampaikan informasi kepada pihak lain maupun media nasional.

Saat dikonfirmasi wartawan, ayah dari Sahid Al Hudri, salah satu korban dugaan pembakaran, mengaku tidak mengetahui secara langsung peristiwa yang ramai diperbincangkan tersebut.

“Kalau masalah itu saya tidak tahu karena saya tidak ikut tadi. Saya tidak ikut tadi, saya di rumah sakit bersama Al. Saya tidak tahu kejadian itu seperti apa. Yang ikut tadi itu Deven, ibunya, dan bibinya Al. Kalau saya tidak ikut tadi,” ujarnya via telpon.

Sementara itu, orang tua Ahmad Deven Ramdan yang juga dihubungi wartawan hingga berita ini diturunkan belum memberikan tanggapan maupun konfirmasi terkait peristiwa yang dinarasikan dalam video viral tersebut.

Di sisi lain, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat juga belum memberikan penjelasan resmi terkait kabar yang beredar.

Wartawan sasamboinside.com masih berupaya meminta konfirmasi kepada pihak kepolisian untuk memperoleh penjelasan mengenai kronologi maupun kebenaran informasi tersebut.

SaSaMbo Inside

Recent Posts

Diserbu 9.000 Pelari, Okupansi Hotel di The Mandalika Tembus 100 Persen Jelang Pocari Sweat Run 2026

Sasamboinside.com – Menjelang penyelenggaraan Pocari Sweat Run Lombok 2026 pada 11–12 Juli 2026, tingkat okupansi…

7 jam ago

MA Pangkas Separuh Hukuman Terpidana Narkoba Asal Lombok Barat

Sasamboinside.com - Mahkamah Agung (MA) mengabulkan permohonan Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan terpidana kasus narkotika,…

7 jam ago

Usai Temui Santri Korban Dugaan Kekerasan, Kapolda NTB Pastikan Penanganan Kasus Berjalan Cepat

Sasamboinside.com – Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja turun langsung menemui para santri yang…

23 jam ago

Pemda Lombok Tengah Dinilai Tak Serius Urus Investasi

Sasamboinside.com – Ketua Pansus II DPRD Lombok Tengah, Ahmad Syamsul Hadi, menilai Pemerintah Kabupaten Lombok…

23 jam ago

Pansus II DPRD Loteng Bongkar Pasal-Pasal ‘Riskan’ Ranperda Investasi

Sasamboinside.com – Pembahasan Ranperda tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Berinvestasi yang tengah dibahas Pansus II…

1 hari ago

Menteri LH Bersama Gubernur Iqbal Perkuat Gerakan Selamatkan Hutan dan Atasi Krisis Sampah di NTB

Sasamboinside.com – Pemerintah Pusat bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat memperkuat sinergi untuk mempercepat penyelamatan…

1 hari ago