Sasamboinside.com – Polemik pengangkatan kembali jajaran Direksi PDAM Tirta Ardhia Rinjani Lombok Tengah terus bergulir.
Ketua Rudal NTB, Dode Wardana, mempertanyakan sikap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah terkait proses pemberhentian dan pengangkatan kembali jajaran direksi perusahaan daerah tersebut.
Dode bahkan menuding Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Tengah Lalu Firman Wijaya sebelumnya memberikan informasi yang membuat masyarakat berharap, namun kenyataannya berbeda.
“Sekda prank masyarakat Lombok Tengah dengan mengatakan SK pemecatan sudah keluar dan akan segera melakukan koordinasi dengan bupati. Namun, nyatanya SK pemecatan dan pengangkatan kembali diserahkan ke Dirut PDAM,” kata Dode.
Menurut dia, kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai dasar pertimbangan Pemkab Lombok Tengah dalam mengambil keputusan terkait jajaran direksi PDAM.
“Kami pertanyakan apa yang menjadi dasar pemikiran pemerintah daerah kenapa bisa membuat keputusan seperti itu,” ujarnya.
Dode juga menyoroti kinerja PDAM Tirta Ardhia Rinjani yang menurutnya selama ini kerap diberitakan mengalami kerugian.
Ia mempertanyakan alasan pemerintah daerah tetap mempertahankan pimpinan PDAM jika persoalan kerugian perusahaan terus terjadi.
“Padahal setiap tahun PDAM Tirta selalu memberitakan kerugian. Kok bisa diangkat kembali?” katanya.
“Masak iya pimpinan yang membuat daerah selalu rugi masih tetap dipertahankan tanpa melalui mekanisme lagi,” sambung Dode.
Dode juga mendesak DPRD Lombok Tengah mengambil sikap terhadap polemik tersebut.
Ia menantang para wakil rakyat untuk menyampaikan sikap secara terbuka dan berpihak pada aspirasi masyarakat.
“Sekarang kami tantang DPRD Loteng, berani tidak berbicara dan sama-sama menolak. DPR harus berdiri bersama masyarakat,” tegasnya.
Dode menegaskan pihaknya menolak Bambang kembali memimpin PDAM Lombok Tengah.
“Kami tolak Bambang pimpin PDAM Loteng,” ujarnya.
Dikutip dari media online KoranLombok.id, Sekda Lombok Tengah Lalu Firman Wijaya sebelumnya menyampaikan bahwa surat keputusan (SK) pemberhentian telah diserahkan kepada tiga direksi PDAM, termasuk jajaran Dewan Pengawas (Dewas).
Firman mengatakan, setelah pemberhentian tersebut, Pemkab Lombok Tengah akan menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) untuk mengisi kekosongan jabatan di PDAM.
“Jadi tadi SK pemberhentiannya sudah disampaikan kepada yang bersangkutan dek, yaitu kepada tiga direksi dan untuk mengisi kekosongan ini nanti akan ditunjuk Plt-nya, kita masih menunggu arahan dari pak bupati,” ungkapnya saat dikonfirmasi Koranlombok.id via telepon, Rabu 2 September 2026.
Firman mengaku belum dapat memastikan siapa sosok yang akan ditunjuk sebagai Plt, termasuk mekanisme penjaringan direksi maupun Dewas.
Menurut dia, Pemkab masih menunggu petunjuk dan arahan Bupati Lombok Tengah selaku wakil pemilik modal sebelum menentukan langkah berikutnya.
“Sama Dewasnya juga itu nanti akan ada proses penunjukannya. Kita tunggu arahan Pak Bupati dulu,” jelasnya.
Terkait kemungkinan dilakukannya seleksi dan pemilihan kembali jajaran direksi, Firman menegaskan Pemkab Lombok Tengah tengah menyiapkan seluruh proses administrasi dengan mengacu pada regulasi yang berlaku.
“Ini kan kita rapat, Pak Bupati selaku wakil pemilik memerintahkan kami untuk menyiapkan proses-prosesnya. Bagaimana proses itu, ya tentunya kita akan kembali kepada aturan,” katanya.
Kendati demikian, hingga saat ini, Firman menyampaikan belum ada figur atau nama kandidat yang ditetapkan untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut.
Sasamboinside.com — PT Bank NTB Syariah resmi menjalin kemitraan strategis dengan PT Bank Maybank Indonesia…
Sasamboinside.com – Konsultan Hukum PDAM Tirtha Ardhia Rinjani Kabupaten Lombok Tengah, Ikhsan Ramadhani, S.H., M.H.,…
Sasamboinside.com - Pengamat hukum, sosial, dan politik, Lalu Tahdin Ghafur, menantang konsultan hukum PDAM Tirta…
Sasamboinside.com — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai menerjemahkan hasil Rapat Koordinasi Pemantauan dan…
Sasamboimside.com — Delapan tahun setelah gempa bumi 2018 mengguncang Lombok dan Sumbawa, Putri Mahkota Swedia…
Sasamboinside.com — Oknum Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Batunyala, Kecamatan Praya Tengah, Lombok…