Sasamboinside.com – Pengamat hukum, sosial, dan politik, Lalu Tahdin Ghafur, menantang konsultan hukum PDAM Tirta Adiya Rinjani Lombok Tengah untuk berdebat secara terbuka terkait kisruh penyampaian aspirasi oleh massa aksi serta persoalan pengangkatan kembali jajaran direksi perusahaan daerah tersebut.
Tantangan itu disampaikan Tahdin menyusul aksi demonstrasi yang digelar Aliansi Pemuda Lombok Tengah di kantor PDAM Tirta Ardiya Rinjani, Senin (7/9/2026).
Menurut Tahdin, persoalan tersebut perlu dibedah secara terbuka, baik dari sisi penyampaian aspirasi maupun aspek hukum terkait pengangkatan kembali direksi PDAM.
Ia pun ingin berdiskusi melalui podcast agar bisa menambah wawasan sehingga persoalan di PDAM bisa terbuka.
“Saya selaku warga Lombok Tengah yang selalu belajar dan berpikir ingin diskusi untuk belajar sama konsultan hukum PDAM terkait soal penyampaian aspirasi warga dan juga tentang pengangkatan kepala atau Direktur PDAM Lombok Tengah,” ujar Tahdin.
Ia menilai perdebatan secara terbuka diperlukan agar persoalan yang berkembang di tengah masyarakat tidak berhenti pada saling klaim antara pihak pendemo dan manajemen PDAM.
“Saya siap berdiskusi kapan saja ada waktunya para konsultan hukum PDAM,” pungkasnya.
Sebelumnya, aksi Aliansi Pemuda Lombok Tengah pada Senin (7/9/2026) berakhir ricuh.
Kericuhan terjadi antara Ketua Aliansi Pemuda Lombok Tengah, Lalu Aji Darmawan, dengan salah satu konsultan hukum PDAM Tirta Adiya Rinjani.
Aji mengatakan, awalnya dirinya hanya ingin memastikan keberadaan Direktur Utama PDAM di dalam kantor.
Ia mengaku masuk ke area kantor untuk mengecek apakah direktur utama benar-benar tidak berada di ruangan sebagaimana informasi yang disampaikan pihak PDAM.
“Oh, tadi awalnya saya kan masuk. Saya ingin memastikan bahwasanya Pak Dirut PDAM itu betul tidak ada di sana. Saya masuk sendiri, lalu saya membuka pintu ruangan paling depan,” kata Aji kepada media, Senin (7/9/2026).
Menurut Aji, saat membuka ruangan tersebut, tiba-tiba seorang pegawai PDAM menarik tangan kirinya dan mengarahkannya ke ruangan direktur utama.
Ia juga mengaku mendapat ucapan yang dianggap tidak senonoh.
“Setelah saya buka, saya cek, tiba-tiba ada orang yang tarik tangan kiri saya dengan keras dan menggeret ke ruangan Dirut PDAM sembari mengucapkan kata-kata yang tidak senonoh,” ujarnya.
Aji mengaku kemudian mempertanyakan ucapan tersebut hingga terjadi adu mulut.
Menurut dia, perkataan yang dilontarkan kepadanya membuat massa aksi terpancing emosi dan akhirnya terjadi kericuhan.
“Itulah yang membuat kami emosi dan sempat terjadi perpecahan. Sebenarnya kami hanya ingin mengecek apakah betul tidak ada di ruangan,” tambah Aji.
Sementara itu, salah satu konsultan hukum PDAM Tirta Adiya Rinjani Lombok Tengah, Apriadi Abdi Negara, memiliki versi berbeda mengenai pemicu kericuhan.
Apriadi mengatakan, insiden tersebut terjadi setelah massa aksi memaksa masuk dan memeriksa ruangan direktur.
“Itu karena mereka memaksa untuk memeriksa karena ketidakpercayaan. Dalam koridor demo, bukan dalam rangka melihat atau memeriksa ruangan atau masuk dalam ruangan orang,” jelas Apriadi.
Ia menjelaskan, pihak PDAM sebelumnya telah menyampaikan bahwa Direktur Utama sedang berada di luar kota.
Menurutnya, tidak seharusnya massa aksi melakukan pemeriksaan atau penyisiran terhadap ruangan direksi.
“Kan tidak mungkin direksi yang secara jabatan sudah disumpah tidak mungkin berbohong karena sudah dijelaskan bahwa direktur utama sedang berada di luar kota,” katanya.
Namun, menurut Apriadi, massa aksi tetap melakukan penyisiran terhadap posisi direktur sehingga terjadi desakan dan senggolan.
“Namun karena mereka memaksa sweeping sehingga terjadi desakan-desakan serta senggol-menyenggol,” ujarnya.
Terkait adanya dugaan saling melontarkan kata-kata kasar dalam insiden tersebut, Apriadi mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebabnya.
“Saya kurang tahu kalau yang itu, mungkin karena desak-desakan kayaknya,” pungkasnya.
Sasamboinside.com – Konsultan Hukum PDAM Tirtha Ardhia Rinjani Kabupaten Lombok Tengah, Ikhsan Ramadhani, S.H., M.H.,…
Sasamboinside.com — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai menerjemahkan hasil Rapat Koordinasi Pemantauan dan…
Sasamboimside.com — Delapan tahun setelah gempa bumi 2018 mengguncang Lombok dan Sumbawa, Putri Mahkota Swedia…
Sasamboinside.com — Oknum Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Batunyala, Kecamatan Praya Tengah, Lombok…
Sasamboinside.com - Federasi Nasional Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia Pacu (FN PORDASI PACU) Nusa Tenggara…
Sasamboinside.com - Sejumlah advokat yang tergabung dalam Seniman Hukum Law Firm melayangkan gugatan terhadap Pemerintah…