DOMPU, NTB – RA (21) pria warga Lingkungan Polo Kelurahan Kandai Dua, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu NTB mengalami penganiayaan yang mengakibatkan luka bacok di punggungnya.
Pembacokan yang diduga dilakukan oleh FS (20) pria asal Lingkungan Kandai Satu, Kelurahan Kandai Satu, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu. Rabu, 24/05 pukul 01.30 wita.
Kapolres Dompu AKBP Iwan Hidayat, S.I.K melalui Kasi Humas Polres Dompu IPDA Akhmad Marzuki mengatakan, pihaknya sedang mengejar pelaku FS yang merupakan pelaku pembacokan yang terjadi di Lapangan Bola, lingkungan Kandai 1, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu.
Dalam keterangan singkatnya Marzuki membenarkan adanya peristiwa Penganiayaan terhadap RA (21). Korban merupakan warga kelurahan Kandai Dua Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, serta yang di lakukan Oleh pelaku FS (20) yang mengakibatkan korban mengalami Luka bacok di bagian punggung korban.
Marzuki menjelaskan, penganiayaan itu dilakukan pelaku dengan membacok punggung korban sebanyak 2 kali menggunakan parang dan setelah melakukan pembacokan pelaku melarikan diri.
“Saat ini, petugas di lapangan sudah memeriksa beberapa saksi, Benar ada tindak pidana penganiayaan. Untuk pelaku sendiri namanya sudah kita kantongi dan dalam pengejaran,” ujarnya.
Motif sementara dari kejadian tersebut masih di dalami oleh pihak kepolisian serta pelaku FS masih dalam pengejaran.
Sasamboinside.com - Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Hj. Indah Dhamayanti Putri, secara resmi menutup Musabaqah…
Sasamboinside.com - Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Lombok Tengah menyampaikan sejumlah catatan kritis terhadap Rancangan Peraturan…
Sasamboinside.com – Kemeriahan FIFA World Cup 2026 dapat dinikmati masyarakat secara gratis di The Mandalika…
Sasamboinside.com — Perjuangan panjang selama lebih dari dua tahun akhirnya membuahkan hasil bagi tim Fahmil…
Sasamboinside.com — Tim Fahmil Al-Qur’an putra Kabupaten Sumbawa Barat berhasil meraih juara pada babak final…
Sasamboinside.com – Bank NTB Syariah menegaskan komitmennya dalam mendukung transformasi digital layanan publik dan penguatan…