Berita

Laskar NTB Sindir Pemda Lombok Tengah, Tak Berani Tindak ASN ‘Misterius’ di SMPN 2 Praya Timur

Sasamboinside.com – Lembaga Advokasi Masyarakat Laskar NTB menuding Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah tidak berani mengambil sikap tegas terhadap seorang aparatur sipil negara (ASN) berinisial LMH alias LWH, yang bertugas di SMPN 2 Praya Timur.
Dimana, ASN tersebut diduga tidak pernah aktif mengajar selama 10 tahun, namun tetap menerima gaji penuh.
Puluhan anggota Laskar NTB mendatangi Kantor Bupati Lombok Tengah pada Kamis (6/11/2025) untuk menggelar hearing terkait dugaan pelanggaran berat tersebut.
Namun, tidak satu pun pejabat Pemkab Lombok Tengah hadir menemui massa, termasuk pejabat yang sebelumnya diminta hadir dalam surat resmi Laskar NTB.
Ketua Umum Laskar NTB, HM Agus Setiawan, menyayangkan sikap acuh pemerintah daerah.
“Kami sudah bersurat kepada Bupati Lombok Tengah agar menghadirkan Sekda, Kepala Dinas Pendidikan, Inspektorat, dan Kepala SMPN 2 Praya Timur. Tapi hari ini tak ada satu pun pejabat yang datang menemui kami,” ujar Agus kepada kepada sasamboinside.com.
Menurut Agus, kedatangan mereka merupakan tindak lanjut dari Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama DPRD Lombok Tengah pada 15 Oktober 2025 lalu.
Dalam rapat itu, Laskar NTB membeberkan temuan bahwa oknum ASN berinisial LMH alias LWH tersebut tidak pernah melaksanakan tugas mengajar selama satu dekade.
“Kami menduga sekitar 10 tahun Presiden Kasta, LWH ini tidak pernah masuk mengajar, tetapi dia tetap menerima gaji sebagai pegawai negeri. Ini jelas pelanggaran berat dan merugikan keuangan negara,” tegas Agus.
Laskar NTB pun mendesak Bupati Lombok Tengah untuk segera mengambil tindakan tegas sesuai aturan perundang-undangan.
“Kami kecewa karena tidak ada niat baik dari pejabat untuk mendengar langsung suara rakyat. Mereka punya mandat melayani masyarakat, bukan menghindar,” katanya.
Agus menegaskan, Laskar NTB akan terus mengawal kasus ini hingga ada keputusan tegas terhadap ASN yang diduga melakukan pelanggaran tersebut.
“Ini harus jadi pelajaran bagi ASN lain agar tetap disiplin dan bertanggung jawab terhadap tugasnya,” ujarnya.
Sebagai bentuk kekecewaan, Laskar NTB mengancam akan menggelar aksi besar-besaran minggu depan di Kantor Bupati Lombok Tengah.
“Kami akan kembali dengan jumlah massa lebih besar. Ini bentuk perlawanan terhadap ketidakpedulian pejabat terhadap aspirasi rakyat,” kata Agus.
SaSaMbo Inside

Recent Posts

Satpol PP Lombok Tengah Gerebek 14 Pelajar yang Bolos Sekolah di Tempat PS

Sasamboinside.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lombok Tengah menjaring 14 pelajar yang…

3 jam ago

Ahmad Syamsul Hadi Jadikan Batunyala dan Jurang Jaler Proyek Percontohan Reses Bersama BPD

Sasamboinside.com – Desa Batunyala dan Jurang Jaler di Kecamatan Praya Tengah menjadi proyek percontohan kolaborasi…

13 jam ago

Reses di Kopang, Dewan Ferdi Tampung Beragam Aspirasi Warga

Sasamboinside.com – Persoalan infrastruktur jalan dan ancaman luapan sungai saat musim hujan masih menjadi perhatian…

1 hari ago

Wakil Ketua DPRD Loteng, Uhibbussa’adi Serap Aspirasi Warga Desa Bujak

Sasamboinside.com – Persoalan air bersih dan infrastruktur jalan masih menjadi pekerjaan rumah yang dirasakan masyarakat…

1 hari ago

Belum Dilantik, Kades Terpilih Kelebuh Sudah Titip Aspirasi Pembangunan ke DPRD

Sasamboinside.com – Persoalan infrastruktur dasar hingga fasilitas pendidikan masih menjadi pekerjaan rumah bagi Desa Kelebuh,…

1 hari ago

Reses Dewan Maulidi Jadi Ajang Curhat Masyarakat

Sasamboinside.com — Suasana reses anggota DPRD Lombok Tengah, Maulidi, di Desa Bangket Parak, Kecamatan Pujut,…

1 hari ago