Berita

Kreatif! Pemdes Semparu Sulap Ban Bekas Jadi Kursi Lesehan untuk Perpustakaan

Sasamboinside.com – Pemerintah Desa Semparu terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi berbasis lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas fasilitas publik di desa.
Salah satu terobosan kreatif yang kini menjadi perhatian adalah pemanfaatan ban bekas sepeda motor yang disulap menjadi kursi lesehan untuk perpustakaan desa.
Program ini lahir dari keprihatinan terhadap banyaknya limbah ban bekas yang menumpuk di sejumlah bengkel di wilayah Desa Semparu.
Ban-ban yang sebelumnya tidak terpakai dan berpotensi mencemari lingkungan tersebut kemudian dikumpulkan oleh pemerintah desa bersama masyarakat untuk didaur ulang menjadi fasilitas yang bermanfaat.
Dengan sentuhan kreativitas, ban bekas tersebut diolah menjadi kursi lesehan yang unik dan menarik.
Selain memiliki nilai estetika, kursi ini juga dirancang agar nyaman digunakan oleh para pengunjung perpustakaan, khususnya anak-anak yang gemar membaca dengan suasana santai.
Keberadaan kursi lesehan dari ban bekas ini tidak hanya mempercantik tampilan perpustakaan desa, tetapi juga menciptakan suasana yang lebih ramah dan menyenangkan bagi masyarakat.
Perpustakaan yang sebelumnya terkesan biasa kini menjadi ruang literasi yang lebih hidup dan diminati warga.
Inovasi ini juga memberikan dampak positif bagi para pemilik bengkel di sekitar desa.
Tumpukan ban bekas yang sebelumnya menjadi masalah kini dapat dikurangi, sehingga lingkungan bengkel menjadi lebih bersih, tertata, dan tidak lagi mengganggu pemandangan.
Kepala Desa Semparu, Lalu Ratmaji Hijrat, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah desa dalam mengelola limbah secara bijak sekaligus mendorong tumbuhnya kreativitas masyarakat.
“Pemanfaatan ban bekas ini dilakukan agar limbah yang ada tidak menjadi masalah di kemudian hari. Selain itu, kita juga ingin menunjukkan bahwa barang yang dianggap tidak bernilai bisa diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa program ini diharapkan mampu menjadi contoh bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan serta memanfaatkan barang bekas menjadi produk yang memiliki nilai guna bahkan nilai ekonomis.
Melalui langkah sederhana namun inovatif ini, Pemerintah Desa Semparu tidak hanya menghadirkan solusi terhadap persoalan limbah, tetapi juga memperkuat budaya literasi di tengah masyarakat.
Ke depan, pemerintah desa berharap akan semakin banyak ide kreatif serupa yang lahir dari masyarakat sebagai bentuk kontribusi nyata dalam pembangunan desa yang berkelanjutan.
SaSaMbo Inside

Recent Posts

Polda NTB Gulung Jaringan Sabu dan Ekstasi Jaringan Karang Bagu, Dua Bandar Utama Diringkus

Sasamboinside.com — Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali membongkar jaringan peredaran…

1 hari ago

Jelang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, ITDC Perkuat Destination Readiness The Mandalika

Sasamboinside.com – Jelang penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 pada 9–11 Oktober mendatang, PT…

1 hari ago

Bank NTB Syariah dan Maybank Indonesia Jalin Kemitraan Strategis untuk Perkuat Layanan PMI

Sasamboinside.com — PT Bank NTB Syariah resmi menjalin kemitraan strategis dengan PT Bank Maybank Indonesia…

3 hari ago

Sekda Dituding “Prank” Masyarakat Soal Pengangkatan Kembali Direksi PDAM Lombok Tengah

Sasamboinside.com - Polemik pengangkatan kembali jajaran Direksi PDAM Tirta Ardhia Rinjani Lombok Tengah terus bergulir.…

4 hari ago

Jawab Tantangan Debat, Konsultan Hukum PDAM Siap Bedah Persoalan PDAM Loteng Secara Terbuka dan Independent

Sasamboinside.com – Konsultan Hukum PDAM Tirtha Ardhia Rinjani Kabupaten Lombok Tengah, Ikhsan Ramadhani, S.H., M.H.,…

4 hari ago

Pengamat Tantang Debat Konsultan Hukum PDAM Loteng soal Kisruh Demo dan Pengangkatan Direksi

Sasamboinside.com - Pengamat hukum, sosial, dan politik, Lalu Tahdin Ghafur, menantang konsultan hukum PDAM Tirta…

4 hari ago