Berita

Kisah Cinta Segitiga Berujung Maut, Suami Piting Istri, Otopsi Ungkap Dugaan Aborsi?

Sasamboinside.com  – Hasil otopsi terhadap M (28), perempuan yang tewas diduga akibat kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), menguatkan pengakuan suaminya, F alias J (36).
M diketahui tewas setelah kehabisan oksigen akibat dipiting sang suami pada lehernya.
Peristiwa nahas ini terjadi pada Minggu, 3 Agustus 2025 sekira pukul 12.00 wita di Kelurahan Semayan, Kecamatan Praya, setelah J menuduh istrinya berselingkuh.
Berdasarkan rilis dari Kepolisian Resor (Polres) Lombok Tengah, hasil otopsi menunjukkan adanya luka tekan lecet di leher sebelah kiri M, yang sesuai dengan kesaksian J.
J mengaku memiting leher istrinya saat keduanya terlibat cekcok, hingga akhirnya terjatuh ke kasur dan M tewas di tempat.
Namun, di balik penyebab kematian yang sudah terungkap, ada temuan lain yang menarik perhatian.
Hasil otopsi juga menemukan adanya cairan lokia dan pembesaran pada rahim M.
Temuan ini memunculkan dugaan lain yang mengarah pada dugaan perselingkuhan dan aborsi.
Salah seorang dokter spesialis obstetri dan ginekologi (Sp.OG) RSUD Praya menjelaskan, cairan lokia adalah darah kotor yang keluar setelah melahirkan.
Cairan ini umumnya keluar hingga 42 hari pasca-melahirkan, namun biasanya sudah bersih pada hari ke-14.
“Cairan Lokia itu darah kotor setelah melahirkan. Habis melahirkan itu 42 hari keluar darah kotor, tapi hari ke 14 itu biasanya bersih,” ujarnya.
“Kalau bersihnya paling lama 42 hari, tapi biasanya 14 hari sudah bersih,” ia mengulangi.
Disisi lain, dijelaskan juga bahwa pembesaran rahim bisa disebabkan oleh kehamilan atau Miom (tumor jinak).
“Kalau rahim membesar bisa karena hamil bisa juga miom (tumor jinak),” tandasnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun sasamboinside.com, sebelum kejadian, J menanyakan isi percakapan di ponsel istrinya yang menyinggung soal menggugurkan kandungan dengan seorang pria yang diduga selingkuhan M.
Pertanyaan tersebut membuat M menghindar dan mencoba keluar kamar, yang kemudian membuat J kalap dan memiting lehernya.
M sendiri diketahui bekerja sebagai karyawan TAD APS cabang LOP di Bandara Internasional Lombok (BIL).
Ia diduga menjalin hubungan asmara dengan salah satu petinggi perusahaan tempat ia bekerja.
Angga, Humas BIL, menanggapi normatif saat dimintai keterangan terkait dugaan skandal antara staf bandara yang berujung pada kasus KDRT ini.
“Tentunya kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya almarhumah, yang merupakan bagian dari keluarga besar di lingkungan Bandara,” ujar Angga.
Ia pun mengungkapkan bahwa pihaknya menyerahkan sepenuhnya perkara ini ke pihak berwajib.
“Saat ini, kami menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada pihak yang berwenang,” ungkapnya.
SaSaMbo Inside

Recent Posts

MotoGP Mandalika 2026 Pecahkan Rekor, ITDC Apresiasi Kontribusi Media NTB

Sasamboinside.com – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) mengapresiasi kontribusi…

11 jam ago

ITDC dan PWI Lombok Tengah Bersinergi, Perkuat Promosi The Mandalika

Sasamboinside.com — Pengembangan kawasan pariwisata The Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), tidak cukup…

22 jam ago

Pilkades Serentak 2026, Polresta Loteng Terjunkan 1.112 Personel Gabungan

Sasamboinside.com – Polresta Lombok Tengah menyiagakan 1.112 personel gabungan yang terdiri dari 590 personel Polresta…

3 hari ago

Dorong Transaksi Digital yang Optimal, Bank NTB Syariah Perkuat Sinergi dengan Toko Ladang

Sasamboinside.com – Bank NTB Syariah memperkuat sinergi dengan PT Ladang Karya Husada selaku pengelola platform…

3 hari ago

Sumpah Pemuda ke-98, Pathul Bahri Dorong Generasi Muda Jadi Motor Pembangunan Lombok Tengah

Sasamboinside.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026…

3 hari ago

Bukan Sekadar Seremoni, Sumpah Pemuda di NTB Jadi Panggung Apresiasi Generasi Berprestasi

Sasamboinside.com - Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat…

3 hari ago