Sasamboinside.com – Viral di media sosial, video seorang wisatawan mengeluhkan dugaan pungutan parkir berulang di kawasan wisata Bukit Seger, Kuta Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah mendapat perhatian serius dari DPRD Lombok Tengah.
Ketua Komisi II DPRD Lombok Tengah, Ferdy Elmansyah, mengaku telah merespons langsung video tersebut dengan meneruskannya kepada Dinas Pariwisata Lombok Tengah agar segera ditindaklanjuti.
“Jadi sudah sempat kita respons langsung dan sudah saya forward langsung itu videonya ke Dinas Pariwisata pada saat itu,” kata Ferdy, kemarin.
Menurutnya, persoalan tersebut perlu segera ditangani dengan turun langsung ke lokasi.
Ia meminta Dinas Pariwisata tidak hanya melihat persoalan dari sisi keluhan wisatawan, tetapi juga memetakan akar masalah serta menginventarisasi pihak-pihak yang berkaitan dengan pengelolaan kawasan tersebut.
“Jadi berkaitan dengan video itu kami langsung mengatensi untuk Dinas Pariwisata untuk turun langsung, memetakan permasalahan di situ, menginventarisir apa saja yang menyebabkan permasalahan itu,” ujarnya.
Ferdy menegaskan, sektor pariwisata Lombok Tengah, khususnya kawasan Mandalika, saat ini tengah berkembang dan semakin dikenal wisatawan dari berbagai daerah maupun mancanegara.
Karena itu, menurut dia, persoalan kecil yang berpotensi membuat wisatawan merasa tidak nyaman tidak boleh dibiarkan hingga mencoreng citra pariwisata Mandalika.
“Apalagi pariwisata kita ini kan sedang berkembang, sedang dikenal dunia. Mandalika begitu cantiknya, jangan sampai tercoreng dengan hal-hal yang seperti itu,” tegasnya.
Ia meminta Dinas Pariwisata segera memanggil dan melibatkan seluruh pihak yang berkaitan dengan pengelolaan kawasan Bukit Seger.
Termasuk mencari tahu secara jelas siapa pihak yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan parkir di lokasi tersebut.
“Yang perlu dilakukan oleh Dinas Pariwisata selain memang memetakan permasalahan yang ada di situ, memanggil berbagai pihak juga terkait di situ, pengelola, siapa yang mengelola di situ,” jelas Ferdy.
Menurutnya, komunikasi dan koordinasi antarpihak menjadi penting agar persoalan serupa tidak kembali terjadi dan wisatawan yang berkunjung ke kawasan Mandalika mendapatkan pengalaman yang nyaman.
Ia menilai, setiap keluhan wisatawan harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah, terlebih kawasan Mandalika merupakan salah satu wajah pariwisata Lombok Tengah yang terus dipromosikan.
“Komunikasikan dengan baik sehingga permasalahan sekecil apapun yang membuat wisatawan kurang nyaman harus betul-betul diatensi oleh Dinas Pariwisata,” katanya.
Ferdy juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kenyamanan kawasan wisata.
Tidak hanya pemerintah, tetapi juga pengelola destinasi, masyarakat sekitar hingga pihak-pihak lain yang memiliki kepentingan terhadap aktivitas pariwisata.
“Memang perlu kita melibatkan semua pihak dan semua elemen stakeholder juga perlu kita libatkan menjaga pariwisata kita juga nyaman,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ferdy menyayangkan adanya keluhan dari wisatawan sebagaimana terlihat dalam video yang viral tersebut.
Menurutnya, kejadian itu harus menjadi bahan evaluasi bersama agar pelayanan kepada wisatawan di kawasan Mandalika semakin baik.
“Kami sangat menyayangkan ya. Artinya dari respons yang disampaikan dari wisatawan yang ada di video itu, kami menyayangkan ketidaknyamanan dari wisatawan itu,” ungkapnya.
Ia berharap Dinas Pariwisata bersama pihak terkait dapat melakukan evaluasi terhadap sistem pembayaran di lokasi wisata, termasuk mencari solusi agar wisatawan tidak merasa dibebani dengan pembayaran yang dilakukan berulang kali.
“Artinya ini juga menjadi pembelajaran. Mungkin nanti dievaluasi juga oleh Dinas Pariwisata dan pihak-pihak terkait lainnya. Bagaimana caranya agar sekali saja bayarnya, enggak perlu beberapa kali,” katanya.
Selain itu, Ferdy mendorong adanya terobosan dalam sistem pembayaran di kawasan wisata, salah satunya dengan menerapkan pembayaran secara digital atau nontunai.
“Kalau bisa ada terobosan, misalnya cashless, pembayaran digital atau non tunai,” pungkasnya.
Persoalan tersebut kini menjadi perhatian karena menyangkut kenyamanan wisatawan sekaligus citra kawasan Mandalika yang tengah digenjot sebagai destinasi pariwisata unggulan di Lombok Tengah.
Sasamboinside.com – Sekretaris Komisi III DPRD Lombok Tengah, Ki Agus Azhar, mendesak Bupati Lombok Tengah…
Sasamboinside.com — Jaksa Kejaksaan Negeri Lombok Tengah menahan seorang oknum guru ngaji berinisial MYA (25)…
Sasamboinside.com — PT Bank NTB Syariah terus memperkuat komitmennya dalam membangun sinergi dengan dunia pendidikan…
Sasamboinside.com – Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui upacara dan berbagai perlombaan. Dalam rangka…
Sasamboinside.com - Upacara Detik-Detik Proklamasi dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia…
Sasamboinside.com - Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 di Kabupaten Lombok Tengah…