Berita

Jaga Tradisi Tetap Khidmat, Polisi Amankan Prosesi Praja Mulud di Bayan

Sasamboinside.com — Suasana adat dan religius menyelimuti Desa Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Sabtu (29/8/2026).

Ditpamobvit Polda NTB turun langsung mengamankan rangkaian Maulud Adat Bayan, termasuk prosesi Praja Mulud menuju Masjid Kuno Bayan.

Pengamanan dimulai sekitar pukul 14.00 Wita hingga rangkaian kegiatan selesai.

Personel Ditpamobvit Polda NTB ditempatkan di sekitar Masjid Kuno Adat Bayan, Dusun Bayan Timur, Desa Bayan, Kecamatan Bayan, untuk memastikan prosesi berjalan aman dan tertib.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M. melalui keterangan pers mengatakan, personel Ditpamobvit Polda NTB hadir untuk menjaga keamanan sekaligus memberi ruang bagi masyarakat menjalankan tradisi adat secara khidmat.

“Pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian Maulud Adat Bayan berjalan aman, tertib dan lancar, sehingga masyarakat dapat mengikuti prosesi dengan nyaman,” ungkapnya.

Disebutkan, pengamanan dipimpin Kanit 1 Subdit Wisata Ditpamobvit Polda NTB AKP Rusdi Hamdi, S.E..

Mereka mengawal rangkaian Praja Mulud, prosesi pawai sakral dalam perayaan Maulud Adat Bayan menuju Masjid Kuno Bayan.

Prosesi tersebut memiliki makna mendalam bagi masyarakat adat Bayan. Praja Mulud menjadi bagian dari tradisi perayaan Maulud, sekaligus simbol bersatunya alam, yakni langit dan bumi.

“Maulud Adat Bayan memiliki nilai budaya dan religi yang kuat. Personel hadir untuk menjaga situasi keamanan, sekaligus menghormati setiap tahapan prosesi adat yang dijalankan masyarakat,” ujar Kombes Pol. Kholid.

Rangkaian kegiatan selesai sekitar pukul 18.00 Wita. Personel kemudian meninggalkan lokasi setelah memastikan situasi tetap aman dan terkendali.

“Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib dan lancar. Kami mengapresiasi masyarakat yang ikut menjaga ketertiban, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik,” tuturnya.

Di akhir keterangan persnya, Kombes Kholid menambahkan jika pengamanan kegiatan masyarakat, termasuk event bernuansa adat dan keagamaan, menjadi bagian dari upaya menjaga rasa aman di tengah masyarakat.

“Kami ingin masyarakat dapat menjalankan tradisi, kegiatan keagamaan dan budaya dengan tenang. Kehadiran polisi di lapangan menjadi bagian dari pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

SaSaMbo Inside

Recent Posts

NTB Pertahankan Peringkat Ketiga Indonesia Muslim Travel Index 2026

Sasamboinside.com - Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menegaskan daya saingnya sebagai destinasi pariwisata ramah…

1 hari ago

ITDC dan MGPA Masuk 100 Besar BUMN Terbaik dalam Penilaian Customer Experience 2026

Sasamboinside.com - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) meraih peringkat ke-33,…

2 hari ago

PWI Loteng Protes Pencatutan Nama Media Sebagai Peserta Aksi di Kejari

Sasamboinside.com - Rencana aksi demonstrasi dan diskusi publik di Kejaksaan Negeri Lombok Tengah pada Selasa,…

2 hari ago

UKDPA Angkatan V Digelar, ADVOKAI NTB Dorong Lahirnya Advokat Berintegritas

Sasamboinside.com – Kongres Advokat Indonesia (ADVOKAI) NTB kembali menggelar Ujian Kompetensi Dasar Profesi Advokat (UKDPA)…

2 hari ago

HUT ke-81 Lombok Tengah, Miq Iqbal Tekankan Pemerataan Pembangunan

Sasamboinside.com - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa kemajuan Kabupaten Lombok…

3 hari ago

MotoGP Mandalika Catat 157.875 Penonton, Rata-rata Belanja Tembus Rp 8,56 Juta Per Orang

Sasamboinside.com – Dampak ekonomi sebesar Rp5,2 triliun dan rekor 157.875 pengunjung menandai keberhasilan Pertamina Grand…

3 hari ago