Festival Bekerase 2025 Resmi Digelar, Bupati Lombok Tengah Tekankan Pentingnya Pelestarian Budaya Lokal

Sasamboinside.com – Festival Bekerase 2025 resmi digelar di Desa Aik Bual pada Senin, 15 Desember 2025, dan berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari masyarakat.
Perhelatan budaya tahunan ini secara langsung dibuka oleh Bupati Lombok Tengah, sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap pelestarian tradisi dan penguatan identitas budaya lokal.
Sejak pagi hari, masyarakat memadati lokasi festival untuk menyaksikan rangkaian kegiatan yang merefleksikan kekayaan budaya Desa Aik Bual.
Festival Bekerase tidak hanya menjadi ajang perayaan budaya, tetapi juga ruang kolaborasi yang mempertemukan tradisi dengan geliat ekonomi masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri menegaskan bahwa Festival Bekerase memiliki makna strategis bagi daerah.
“Festival Bekerase ini bukan sekadar seremoni, tetapi bagian dari upaya menjaga warisan budaya agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi muda. Tradisi seperti ini harus terus dirawat karena menjadi jati diri masyarakat Lombok Tengah,” ujar Bupati dalam sambutannya.
Pathul juga menekankan bahwa Festival Bekerase telah masuk dan masih tercatat dalam kalender event Lombok Tengah, sehingga menjadi salah satu agenda budaya unggulan daerah yang berkontribusi pada pengembangan pariwisata berbasis budaya.
Selain aspek budaya, Festival Bekerase 2025 turut memberikan ruang besar bagi penguatan ekonomi kerakyatan melalui keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Puluhan stan UMKM tampak meramaikan area festival dengan beragam produk lokal.
Ketua Panitia sekaligus Ketua Pokdarwis Desa Wisata Aik Bual, Hairul Anam, M.Pd., menyampaikan bahwa keterlibatan UMKM menjadi fokus utama penyelenggaraan festival tahun ini.
“Tahun ini kita targetkan 100 pelaku UMKM, baik dari dalam maupun luar Desa Aik Bual, untuk terlibat langsung dalam Festival Bekerase 2025,” ujar Hairul Anam.
Menurutnya, kehadiran UMKM diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat, sekaligus memperluas promosi produk lokal kepada para pengunjung.
Pelaksanaan Festival Bekerase 2025 menjadi cerminan kuatnya kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, panitia, dan masyarakat. Semangat gotong royong yang terbangun menjadikan festival ini tidak hanya sebagai perayaan budaya, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi desa.
Dengan terselenggaranya Festival Bekerase 2025, Desa Aik Bual kembali menegaskan posisinya sebagai desa yang konsisten menjaga tradisi sekaligus adaptif dalam mendorong pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya.
Festival ini diharapkan terus menjadi agenda berkelanjutan yang memberi manfaat luas bagi masyarakat dan daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *