Pariwisata

Dorong Desa Wisata, Lomba Bahasa Inggris Antar Dusun Digelar di Selong Belanak

Sasamboinside.com – Puluhan peserta anak-anak tampak antusias mengikuti Lomba Bahasa Inggris Antar Dusun Desa Selong Belanak yang digelar di Dusun Serangan, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah, Sabtu (13/12/2025).
Kegiatan ini menjadi ajang unjuk kemampuan berbahasa Inggris anak-anak sekaligus wujud kesiapan Desa Selong Belanak menuju destinasi pariwisata bertaraf internasional.
Sebanyak 50 peserta dari 10 dusun ambil bagian dalam perlombaan tersebut.
Adapun dusun yang terlibat yakni Dusun Montong Keling, Dusun Joet, Dusun Rujak Tengah, Dusun Rujak Peraye, Dusun Jabon, Dusun Selong, Dusun Tomang Omang, Dusun Kapal, Dusun Terake, dan Dusun Serangan.
Para peserta tampil percaya diri menunjukkan kemampuan berbicara, berdialog, hingga menjawab pertanyaan dalam Bahasa Inggris di hadapan dewan juri.
Ketua Panitia Penyelenggara, Mr. Muhamad Azami, yang juga merupakan pemilik Serangan English Course mengatakan, lomba ini digelar sebagai bagian dari upaya mewujudkan Desa Wisata Dusun Serangan sebagai destinasi pariwisata internasional yang ramah, komunikatif, dan berdaya saing.
“Melalui penguasaan Bahasa Inggris oleh masyarakat lokal, kami ingin menciptakan desa wisata yang mampu berinteraksi langsung dengan wisatawan mancanegara. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk menunjukkan kualitas lembaga kursus Bahasa Inggris yang ada di Desa Serangan,” ujar Azami.
Ia menjelaskan, kegiatan lomba ini memiliki sejumlah misi strategis.
Pertama, mendorong interaksi aktif antara masyarakat lokal dan wisatawan asing melalui peningkatan kemampuan komunikasi, sehingga dapat memperkuat hubungan sosial sekaligus membuka jaringan serta peluang kerja di sektor pariwisata.
Kedua, mengembangkan program pelatihan Bahasa Inggris yang berkelanjutan.
Menurut Azami, pihaknya akan menyelenggarakan pelatihan “English for Tourism” secara intensif bagi pelaku pariwisata lokal, mulai dari UMKM, pemandu wisata, hingga lembaga pendidikan dan kursus di Dusun Serangan, agar kemampuan komunikasi masyarakat semakin meningkat dari tingkat dasar hingga mahir.
Ketiga, menciptakan “Zona Berbahasa Inggris” di kawasan wisata tertentu.
Program ini nantinya akan menerapkan area atau waktu khusus di mana interaksi diupayakan menggunakan Bahasa Inggris, sehingga masyarakat terbiasa mempraktikkan kemampuan bahasa secara langsung dalam aktivitas sehari-hari.
“Harapannya, lomba ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga pemantik semangat masyarakat untuk terus belajar dan percaya diri berkomunikasi dengan wisatawan asing,” pungkasnya.
Kegiatan ini pun mendapat sambutan positif dari masyarakat dan diharapkan dapat menjadi agenda rutin tahunan dalam mendukung pengembangan Desa Selong Belanak sebagai destinasi wisata unggulan di Lombok Tengah.
SaSaMbo Inside

Recent Posts

KAI Bandara Layani 78.226 Penumpang Selama Libur May Day 2025, Ajak Masyarakat Tertib Saat Melintas Perlintasan

PT Railink mencatat total sebanyak 78.226 penumpang menggunakan layanan KAI Bandara selama periode libur May…

7 jam ago

Lintasarta Rayakan 38 Tahun Perjalanan, Hadirkan Komitmen Empowering Beyond untuk Indonesia

Memperingati 38 tahun perjalanan transformasinya, Lintasarta, menegaskan peran sebagai Beyond AI Factory di bawah naungan…

8 jam ago

SUCOFINDO Sertifikasi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, Dorong Standar Tata Kelola dan Infrastuktur Berkelanjutan

Upaya penguatan tata kelola dan standar keberlanjutan di sektor konstruksi nasional terus didorong di tengah…

10 jam ago

Perjalanan Mahasiswa BINUS University dalam Meraih Juara 3 Pilmapres LLDIKTI Wilayah III

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa BINUS University. Stanley Nathanael Wijaya, mahasiswa Computer Science dari…

10 jam ago

Emas Berpotensi Melonjak ke 4.740, Ini Pemicunya

Harga emas dunia pada perdagangan hari Rabu (6/5) diperkirakan memiliki peluang untuk melanjutkan tren penguatan,…

10 jam ago

Ekspansi ke Filipina, Voresi Jadikan Pendidikan Nonformal Kunci Pertumbuhan Ekonomi ASEAN

Voresi, startup EdTech asal Indonesia, resmi berekspansi ke Filipina pada awal kuartal kedua tahun 2026…

13 jam ago