Berita

Diduga Palsukan Identitas, Oknum Kadus di Desa Barabali Terancam Dipolisikan

LOMBOK TENGAH, sasamboinside.com – Oknum Kepala Dusun (Kadus) Lingkok Kudung, Desa Barabali, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah inisial J diduga memalsukan identitas guna memperlancar gugatan cerainya di Pengadilan Agama (PA) Praya.

J diduga dengan sengaja melakukan pemalsuan identitas mantan istrinya inisial UH dari Dusun Berembeng Lauk, Desa Pengenjek, Kecamatan Jonggat agar perkara perceraiannya dapat berjalan mulus.

Berdasarkan keterangan dari UH, Oknum Kadus Lingkok Kudung inisial J ini melampirkan alamat tinggal dirinya di Dusun Tunjang, Desa Pagutan, Kecamatan Batukliang.

Sementara itu, dirinya tidak pernah tinggal di alamat tersebut. Melainkan tinggal dan menetap di Dusun Berembeng Lauk, Desa Pengenjek, Kecamatan Jonggat.

UH mengatakan, terungkapnya dugaan pemalsuan identitas dirinya tersebut lantaran ia mendengar mantan suaminya itu nikah lagi.

Mengetahui hal tersebut, sontak saja dirinya mencoba mencari kebenaran dari cerita tersebut.

Alhasil, dari berbagai informasi yang ia dapatkan bahwa betul kabar pernikahan yang ia dengar itu memang benar adanya.

Yang membuat ia lebih percaya bahwa mantan suaminya itu kawin lagi juga dari seseorang yang bekerja di Kantor Urusan Agama (KUA) Batukliang.

“Saya dikasih tau orang di KUA kalau J nikah,” ujarnya.

Ia kaget dan mempertanyakan bagaimana bisa J nikah tanpa ada surat cerai, ia pun menelusurinya.

“Dari kepala KUA saya dikirimin bukti akta cerai yang dikeluarkan Pengadilan Agama Praya yang dimana alamat saya disana di Dusun Tunjang, Desa Pagutan, Kecamatan Batukliang, sedangkan saya tidak pernah tinggal sama sekali disana,” katanya.

UH mengaku bahwa dia tidak pernah menerima surat panggilan dari Pengadilan Agama Praya terkait gugatan cerai yang dilayangkan mantan suaminya itu.

“Kok tiba-tiba ada surat cerai yang keluar,” sesalnya.

Oleh karena itu, ia menduga mantan suaminya yang menjadi Kadus di dusun Lingkok Kudung itu menggunakan alamat lain demi mendapatkan akta cerai.

Dengan kejadian ini pihaknya merasa di dzolimi dan dirugikan, sehingga dari pihak keluarganya akan melaporkan hal ini ke Polres Loteng.

Disisi lain, J yang dikonfirmasi sasamboinside.com melalui pesan whatsapp belum memberikan tanggapan terkait hal tersebut hingga berita ini diterbitkan.

SaSaMbo Inside

Recent Posts

Satpol PP Lombok Tengah Gerebek 14 Pelajar yang Bolos Sekolah di Tempat PS

Sasamboinside.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lombok Tengah menjaring 14 pelajar yang…

7 jam ago

Ahmad Syamsul Hadi Jadikan Batunyala dan Jurang Jaler Proyek Percontohan Reses Bersama BPD

Sasamboinside.com – Desa Batunyala dan Jurang Jaler di Kecamatan Praya Tengah menjadi proyek percontohan kolaborasi…

17 jam ago

Reses di Kopang, Dewan Ferdi Tampung Beragam Aspirasi Warga

Sasamboinside.com – Persoalan infrastruktur jalan dan ancaman luapan sungai saat musim hujan masih menjadi perhatian…

1 hari ago

Wakil Ketua DPRD Loteng, Uhibbussa’adi Serap Aspirasi Warga Desa Bujak

Sasamboinside.com – Persoalan air bersih dan infrastruktur jalan masih menjadi pekerjaan rumah yang dirasakan masyarakat…

1 hari ago

Belum Dilantik, Kades Terpilih Kelebuh Sudah Titip Aspirasi Pembangunan ke DPRD

Sasamboinside.com – Persoalan infrastruktur dasar hingga fasilitas pendidikan masih menjadi pekerjaan rumah bagi Desa Kelebuh,…

1 hari ago

Reses Dewan Maulidi Jadi Ajang Curhat Masyarakat

Sasamboinside.com — Suasana reses anggota DPRD Lombok Tengah, Maulidi, di Desa Bangket Parak, Kecamatan Pujut,…

1 hari ago