Bima, mbojoinside.id – Satu keluarga di Desa Soro, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, dianiaya hingga tewas bersimbah darah karena dituduh menjadi dukun santet.
Korban tewas yakni Nurdin (54). Selain Nurdin, istrinya bernama Nurmi (35) dan anaknya Faturahmi menderita luka akibat dibacok menggunakan parang dan tombak oleh para pelaku.
“Penganiayaan ini dipicu karena korban ini diduga dukun santet,” ungkap Kasubsi Humas Polres Bima Kota, Aipda Nasrun.
Nasrun menyampaikan, kejadian ini bermula saat beberapa orang warga tiba-tiba datang mendobrak rumah Nurdin.
Mereka yang membawa senjata tajam itu kemudian secara membabi buta menganiaya Nurdin serta istri dan anaknya.
Nurdin dan istri sempat berupaya melarikan diri, namun ia terjatuh hingga tewas mengenaskan setelah ditombak.
“Anak korban terluka para karena ikut ditombak oleh pelaku. Saat ini masih dalam perawatan,” ujarnya.
Dalam kejadian ini polisi telah mengamankan dua orang terduga pelaku berinisial IN (26) dan AR (42). Mereka kini mendekam di rutan Mapolres Bima Kota untuk proses hukum lebih lanjut.
“Pelaku sudah diamankan di polres untuk proses hukum lebih lanjut,” pungkasnya.
Sasamboinside.com - Sebanyak 46 orang peserta calon pekerja migran indonesia (PMI) berasal dari kabupaten kota…
Sasamboinside.com - Sebagai wujud komitmen nyata dalam mendorong percepatan inklusi keuangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat…
Sasamboinside.com — Kejaksaan Negeri Lombok Tengah mengangkat tiga persoalan yang dinilai menghambat optimalisasi pendapatan daerah…
Sasamboinside.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah resmi meluncurkan program BESTI (Bersama Siswa Tanam Cabai Atasi…
Sasamboinside.com – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) bersama Ikatan…
Sasamboinside.com – Video yang memperlihatkan aksi tawuran antar siswa di salah satu sekolah di wilayah…