Berita

Dewan Ungkap Lombok Tengah Kelebihan Guru Hingga Ribuan

Sasamboinside.com – DPRD Lombok Tengah menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama sejumlah OPD untuk membedah secara terbuka status, jumlah, hingga masa depan tenaga honorer di daerah Lombok Tengah.
Rapat berlangsung antara Komisi I dan Komisi IV DPRD Lombok Tengah bersama BKPSDM, Inspektorat, Dinas Pendidikan, BKAD, Dinas Kesehatan, Direktur RSUD Praya, Bagian Organisasi Setda, serta Bagian Hukum Setda, Senin, 12/01/26.
Ketua Komisi I DPRD Lombok Tengah, Ahmad Syamsul Hadi, usai rapat mengatakan RDP ini digelar untuk memastikan arah kebijakan pemerintah daerah terhadap para tenaga honorer yang selama ini menggantungkan nasib di lingkungan Pemkab Lombok Tengah.
“Kami membedah beberapa persoalan pokok terkait honorer di Lombok Tengah. Pemerintah daerah melalui Bagian Organisasi Setda akan bersurat terkait honorer yang ada. Ini langkah awal untuk memastikan ke depan tenaga honorer bisa tetap mengajar dan mendapat kepastian kerja,” ujar Syamsul Hadi.
Dalam pemaparan tersebut, sejumlah angka dan data dibuka ke publik.
Syamsul Hadi menjelaskan, jumlah lembaga pendidikan di Lombok Tengah saat ini terdiri dari 117 TK, 572 SD, dan 88 SMPN.
Berdasarkan Analisis Beban Kerja (ABK), kebutuhan guru di semua jenjang mencapai 7.158 orang.
Namun pasca pengangkatan PPPK paruh waktu, jumlah guru justru menjadi 8.136 orang, atau kelebihan sekitar 1.005 guru.
Selain itu, total pegawai di Dinas Pendidikan terdiri dari 3.163 PNS, 3.472 PPPK, dan 1.528 PPPK Paruh Waktu, sehingga totalnya mencapai 8.163 pegawai.
Adapun jumlah tenaga honorer terakhir yang terdata mencapai 1.489 orang. Rinciannya yaitu 715 guru, 155 tenaga di Dinas Kesehatan, 202 di RSUD Praya, dan 417 tenaga teknis yang tersebar di berbagai OPD.
Dari sisi data nasional, sebanyak 715 guru tercatat dalam Dapodik Kementerian Pendidikan, yang saat ini sedang dipastikan keterkaitannya dengan data BKN dan Kementerian PAN-RB.
Dari jumlah tersebut, 54 orang sudah bersertifikasi, terdiri dari 13 guru TK, 31 guru SD, dan 10 guru SMP.
Syamsul Hadi menegaskan, DPRD membuka ruang seluas-luasnya bagi para tenaga honorer untuk menyampaikan masukan.
“Saya mengundang semua tenaga honorer. Jika punya pendapat, ide, gagasan, fakta, atau data, segera berbagi dengan kami di Komisi I dan Komisi IV DPRD Lombok Tengah,” tegasnya.
SaSaMbo Inside

Recent Posts

Kapolres Eko Yusmiarto Imbau Wisatawan Waspada di Pantai Aan Saat Libur Lebaran Ketupat

Sasamboinside.com - Kepolisian Resor Lombok Tengah memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat saat libur Lebaran Ketupat…

2 jam ago

Jaga Pesona Tanjung Aan, Kapolda NTB Edy Murbowo Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Sasamboinside.com – Kapolda NTB Edy Murbowo bersama jajaran pejabat utama Polda NTB menggelar aksi gotong…

2 jam ago

Balap GT3 Dunia Hadir di Mandalika 1–3 Mei 2026, Penonton Bisa Ikut Pit Walk hingga Grid Walk

Sasamboinside.com – GT World Challenge Asia 2026 kembali digelar di Pertamina Mandalika International Circuit pada…

8 jam ago

Wabup Nursiah Turun Langsung Bantu Anak Penderita Hidrosefalus di Desa Kawo

Sasamboinside.com — Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menunjukkan komitmen nyata dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat rentan.…

9 jam ago

94 Desa di Kabupaten Lombok Tengah Sudah Terima Dana Desa, 48 Belum Cair

Sasamboinside.com – Penyaluran Dana Desa (DD) di Kabupaten Lombok Tengah hingga triwulan I (Januari–Maret) 2026…

9 jam ago

NTB Tuan Rumah Penyelenggaraan REVIEWS, Forum Ilmiah Nasional Para Dokter Spesialis Mata 2026

Sasamboinside.com - Provinsi NTB akan menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan Regional V Integrated Eye Workshop…

14 jam ago