Berita

Berkah Ramadhan! Pedagang Takjil Mulai Ramai di Praya Lombok Tengah

Sasamboinside.com – Memasuki hari pertama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, suasana sore di Kota Praya, Kabupaten Lombok Tengah, mulai berubah.
Puluhan pedagang takjil tampak berjejer di sejumlah titik strategis, terutama di sepanjang jalan protokol dan kawasan pusat keramaian kota.
Pantauan di sekitar Taman Kota Praya hingga jalur utama menuju Pasar Renteng, para pedagang sudah mulai membuka lapak sejak pukul 15.30 WITA.
Aneka menu berbuka puasa pun tersaji, mulai dari kolak pisang, es buah, bubur sumsum, hingga gorengan dan lauk pauk siap santap.
Kemunculan pedagang musiman ini menjadi pemandangan khas setiap Ramadhan di ibu kota Kabupaten Lombok Tengah tersebut.
Lapak-lapak sederhana dengan meja lipat dan tenda payung warna-warni tampak tertata rapi di pinggir jalan.
Beberapa di antaranya bahkan sudah memiliki pelanggan tetap yang datang setiap tahun.
Salah satu pedagang takjil, Reni (34), mengaku memang rutin berjualan setiap kali bulan puasa tiba.
Warga asal Kecamatan Praya ini mengatakan Ramadhan menjadi momentum tambahan penghasilan bagi keluarganya.
“Setiap Ramadhan saya selalu jualan takjil. Alhamdulillah, biasanya pembeli ramai, apalagi menjelang magrib,” ujar Reni saat ditemui, (19/2/26).
Reni menjual berbagai jenis takjil seperti kolak ubi, es campur, es blewah, serta aneka gorengan.
Ia mengaku sudah mulai mempersiapkan bahan baku sejak pagi hari untuk memastikan dagangannya fresh saat dijual sore hari.
Menurutnya, hari pertama puasa biasanya cukup ramai karena antusiasme masyarakat masih tinggi.
Namun, ia memperkirakan lonjakan pembeli akan semakin terasa pada akhir pekan atau pertengahan Ramadhan.
“Kalau hari pertama biasanya banyak yang beli buat buka bersama keluarga. Mudah-mudahan tahun ini lebih ramai dari tahun kemarin,” harapnya.
Sementara itu, sejumlah warga mengaku senang dengan banyaknya pilihan takjil di Kota Praya.
Selain memudahkan masyarakat yang tidak sempat menyiapkan hidangan berbuka di rumah, keberadaan pedagang takjil juga membantu menggerakkan ekonomi kecil selama bulan suci.
Salah seorang pembeli, Andi (29), mengatakan dirinya sengaja membeli takjil di pinggir jalan karena lebih praktis.
“Kalau pulang kerja sudah sore, jadi tinggal beli saja untuk buka puasa di rumah,” katanya.
SaSaMbo Inside

Recent Posts

Reses di Kopang, Dewan Ferdi Tampung Beragam Aspirasi Warga

Sasamboinside.com – Persoalan infrastruktur jalan dan ancaman luapan sungai saat musim hujan masih menjadi perhatian…

9 jam ago

Wakil Ketua DPRD Loteng, Uhibbussa’adi Serap Aspirasi Warga Desa Bujak

Sasamboinside.com – Persoalan air bersih dan infrastruktur jalan masih menjadi pekerjaan rumah yang dirasakan masyarakat…

10 jam ago

Belum Dilantik, Kades Terpilih Kelebuh Sudah Titip Aspirasi Pembangunan ke DPRD

Sasamboinside.com – Persoalan infrastruktur dasar hingga fasilitas pendidikan masih menjadi pekerjaan rumah bagi Desa Kelebuh,…

10 jam ago

Reses Dewan Maulidi Jadi Ajang Curhat Masyarakat

Sasamboinside.com — Suasana reses anggota DPRD Lombok Tengah, Maulidi, di Desa Bangket Parak, Kecamatan Pujut,…

10 jam ago

MotoGP Mandalika 2026 Pecahkan Rekor, ITDC Apresiasi Kontribusi Media NTB

Sasamboinside.com – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) mengapresiasi kontribusi…

1 hari ago

ITDC dan PWI Lombok Tengah Bersinergi, Perkuat Promosi The Mandalika

Sasamboinside.com — Pengembangan kawasan pariwisata The Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), tidak cukup…

2 hari ago