Berita

Alarm NTB Desak Kapolda Usut Tuntas Dugaan Pemalsuan Sertifikat Kemenhub

Sasamboinside.com – Sejumlah LSM yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Menggugat (ALARM) NTB mendesak Kapolda NTB, Irjen. Hadi Gunawan, untuk turun tangan langsung memerintahkan jajaran Kepolisian di Sumbawa Barat menuntaskan penyelidikan dugaan pemalsuan sertifikat International Maritime Dangerous Goods (IMDG).
Ketua ALARM NTB, Lalu Hizzi, dalam konferensi pers di Mataram, Kamis (1/5), menegaskan bahwa IMDG Code adalah sertifikat resmi yang dikeluarkan oleh lembaga di bawah naungan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI dan wajib dimiliki perusahaan keagenan yang menangani bongkar muat barang berbahaya seperti batu bara.
“Kami minta penyidikan ditingkatkan, bila perlu dilakukan uji laboratorium forensik terhadap dokumen yang diduga palsu,” tegas Hizzi.
Hizzi mengungkapkan, laporan atas dugaan pemalsuan sertifikat tersebut telah dilayangkan ke Unit Reserse Kriminal Umum (Krimum) Polres Sumbawa Barat sejak awal April 2025. Namun, menurutnya, hingga kini belum ada perkembangan berarti.
Perusahaan yang dilaporkan adalah PT Laut Tangguh Samudera (LTS), agen pengangkut batu bara yang diduga menggunakan sertifikat IMDG palsu.
Mirisnya, LTS masih bebas beroperasi dan terus mendapat kontrak dari vendor batu bara PT Adhi Guna, rekanan PT PLN.
“Nah, yang dilaporkan ini adalah PT. Laut Tangguh Samudera (LTS), perusahaan Agen pengangkut Batu Bara. Perusahaan ini masih bebas mengageni kontrak bongkar muat batu bara. Padahal, syarat sertifikat penanganan benda padat curah berbahaya seperti batu bara dipalsukan,” terangnya.
Hizzi mendesak Kapolda untuk turun tangan mengusut tuntas dugaan pemalsuan sertifikat milik Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang diduga dimainkan oleh mafia.
Menurut Hizzi, jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda NTB juga diminta segera memeriksa seluruh otoritas kesyahbandaran.
Pasalnya, verifikasi dokumen kelengkapan perusahaan agen pelayaran merupakan tugas Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) di bawah pengawasan administratur pelabuhan.
“Jika Polres Sumbawa Barat lambat dan tak mampu menangani kasus ini, kami minta Kapolda menarik penanganannya di Polda. Kami akan melakukan aksi demonstrasi guna menuntut itu,” tegas Hizzi.
Sebelumnya, PT. LTS selaku terlapor dugaan sertifikat palsu masih bisa menjadi agen kegiatan bongkar muat batu bara. Padahal laporan dan penyelidikan kasus ini masih berlangsung.
Malah, PT LTS diberi ruang oleh vendor batu bara PT. Adhi Guna sebagai rekanan PT. PLN untuk tetap menunjuk perusahaan diduga pemalsu sertifkat Kemenhub tersebut.
Alarm NTB mendesak agar Polda NTB memeriksa seluruh vendor yang terlibat dalam penunjukan LTS sebagai perusahaan keagenan Batu Bara.
SaSaMbo Inside

Recent Posts

Senator Arya Wedakarna Terancam Dilaporkan ke Badan Kehormatan DPD RI

Sasamboinside.com — Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) daerah pemilihan Nusa Tenggara Barat…

2 jam ago

Laskar Sasak Kutuk Dugaan Intimidasi Oknum DPD RI: Warga Lombok Tak Sendiri

Sasamboinside.com — Organisasi kemasyarakatan Laskar Sasak melontarkan kecaman keras terhadap dugaan intimidasi yang terjadi dalam…

3 jam ago

217 Warga Binaan Rutan Praya Dapat Remisi HUT ke-81 RI, Didominasi Kasus Perlindungan Anak dan Narkotika

Sasamboinside.com - Sebanyak 217 warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Praya, Lombok Tengah…

8 jam ago

Radikalisme Mengintai di Layar Ponsel, NTB Perkuat Literasi Digital

Sasamboinside.com - Kejaksaan Agung bersama sejumlah instansi terkait memperkuat upaya pencegahan penyebaran paham radikalisme terhadap…

22 jam ago

Demo di Kantor ATR/BPN Lombok Tengah Memanas, Massa Bakar Ban Tuntut Penyelesaian Sengketa Lahan

Sasamboinside.com - Aksi demonstrasi puluhan warga Rowok dan Mawun di Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan…

23 jam ago

Motor Dicuri Saat Pemilik Beribadah, Puma Polda NTB Sikat Terduga Penadah

Sasamboinside.com — Unit Reaksi Cepat Puma Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda NTB berhasil membongkar jaringan…

1 hari ago