Peristiwa

ABK KMP Athayana Ditemukan Meninggal di Perairan Gilimas, Polisi Selidiki Penyebabnya

Sasamboinside.com — Seorang anak buah kapal (ABK) KMP Athayana, Selasa (30/6/2026) pagi, ditemukan meninggal dunia di atas kapal saat berlabuh lepas jangkar di Perairan Gilimas, Lembar, Kabupaten Lombok Barat. Polisi masih mendalami penyebab pasti peristiwa tersebut.

Korban diketahui bernama Aziz Handrawan (23), warga Dusun Selampang, Desa Jembatan Gantung, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M. melalui siaran pers menjelaskan, informasi pertama diterima personel Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar sekitar pukul 08.00 Wita.

“Anggota menerima laporan terkait penemuan seorang ABK KMP Athayana, dalam kondisi meninggal dunia di atas kapal saat berada di Perairan Gilimas. Saat ini seluruh rangkaian peristiwa masih dalam proses penyelidikan,” ujar Kombes Pol. Mohammad Kholid.

Dijelaskan, informasi awal bermula sekitar pukul 07.45 Wita ketika Kepala Cabang Jemla Lembar, Mashuri, menerima telepon dari Kapten KMP Athayana, Mulyono. Kapten kapal melaporkan salah seorang ABK ditemukan tergantung di atas kapal.

Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar bersama Tim Identifikasi (Inafis) Unit Pidum Satreskrim Polres Lombok Barat serta petugas BKK Lembar, bergerak menuju lokasi menggunakan kapal milik Basarnas.

Setibanya di kapal, petugas langsung mengamankan lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara, dokumentasi, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi guna mengumpulkan bahan penyelidikan.

“Langkah pertama difokuskan pada pengamanan TKP dan pemeriksaan awal. Keterangan para saksi juga sedang dikumpulkan agar penyelidikan berjalan secara menyeluruh,” kata Kombes Kholid.

Setelah proses identifikasi selesai, jenazah korban dievakuasi menuju Pelabuhan Lembar. Selanjutnya korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) NTB untuk menjalani pemeriksaan visum.

Kombes Kholid mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi terkait penyebab kematian korban, dan menunggu hasil penyelidikan serta pemeriksaan medis.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Percayakan proses penanganan perkara ini kepada penyidik, hingga seluruh fakta dapat terungkap secara objektif,” pungkasnya.

SaSaMbo Inside

Recent Posts

Miq Iqbal Dorong Perikanan NTB Berbasis Data, Tinggalkan Kebijakan Berbasis Asumsi

Sasamboinside.com - Gubernur Nusa Tenggara Barat, H. Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan perlunya mengubah paradigma pengelolaan…

1 jam ago

Lombok Dilirik Komunitas Muslim Dunia, Pemprov NTB Perkuat Jejaring Internasional

Sasamboinside.com - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat terus memperluas jejaring internasional dalam upaya memperkuat posisi…

1 jam ago

Berkedok LPK, Pengelola di Mataram Jadi Tersangka TPPO Modus Kirim Pekerja ke Jepang

Sasamboinside.com - Direktorat PPA dan PPO Polda NTB kembali mengungkap dugaan tindak pidana perdagangan orang…

2 jam ago

Polda NTB Sikat Pelaku 3C, 163 Kasus Terungkap dalam Operasi Jaran Rinjani 2026

Sasamboinside.com —Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda NTB, Senin (29/6/2026), membeberkan hasil pengungkapan tindak pidana pencurian…

2 jam ago

Kejaksaan Percepat Pelimpahan Kasus Korupsi Dump Truck DLH Loteng ke Pengadilan

Sasamboinside.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Tengah mempercepat penyelesaian pemberkasan perkara dugaan tindak pidana korupsi…

1 hari ago

KONI Loteng Matangkan Persiapan PORPROV XII NTB 2026, Turunkan 702 Kontingen di 48 Cabor

Sasamboinside.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Lombok Tengah menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakor…

1 hari ago