Example floating
Example floating
IMG-20260816-WA0004

Pariwisata di Mandalika Melesat, The Dudas-1 Ungkap Perubahan Besar dalam Setahun

A-AA+A++

Sasamboinside.com – Kawasan Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), terus menunjukkan perkembangan pesat sebagai salah satu destinasi pariwisata unggulan Indonesia.

Perkembangan tersebut turut mendapat perhatian dari sejumlah pihak yang melihat potensi besar kawasan Mandalika, termasuk peluang investasi dan kolaborasi dengan pelaku usaha maupun pihak internasional.

IMG-20260705-WA0002

Dalam kunjungannya ke Mandalika, The Dudas -1 menyampaikan kekagumannya terhadap perkembangan kawasan tersebut yang dinilai mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

“Kalau mendengar berita soal Rafa Nadal mau buka di sini (Lombok), itu luar biasa banget ya. Kita beberapa kali ke Mandalika dan perkembangannya itu terus meningkat pesat,” ujar personil The Dudas -1, Desta.

Saat ditanya mengenai kemungkinan melakukan investasi di Lombok, Desta belum memberikan kepastian.

Namun, ia membuka peluang untuk ikut berkontribusi terhadap pengembangan pariwisata di Indonesia, khususnya Lombok.

“Kita lihat perkembangannya seperti apa nanti. Tapi mudah-mudahan bisa melakukan sesuatu untuk Indonesia, termasuk juga di Lombok ini,” katanya.

Sementara itu, Rafi Ahmad memberikan apresiasi terhadap perkembangan pariwisata di kawasan Mandalika dan sekitarnya.

Ia mengaku telah beberapa kali berkunjung ke kawasan Mandalika, termasuk juga ke Sade Social Space.

Menurutnya, perubahan yang terjadi dalam kurun waktu sekitar satu tahun terakhir terlihat sangat signifikan.

“Saya sendiri memberikan apresiasi karena beberapa waktu lalu saya sudah ke Sade ini dan ikut opening. Ternyata sekarang perkembangannya cepat sekali, akselerasinya luar biasa,” ujar Rafi.

Menurut Rafi, jumlah masyarakat dan wisatawan yang datang ke kawasan tersebut semakin meningkat.

Selain itu, bermunculan pula berbagai fasilitas baru, termasuk beach club serta semakin banyaknya event di Sirkuit Internasional Mandalika.

“Satu tahun yang lalu kami sudah ke sini, ternyata satu tahun ini masyarakatnya semakin banyak, turisnya semakin banyak, ada beach club yang baru. Apalagi di Sirkuit Internasional Mandalika semakin banyak event, apalagi saat menyambut MotoGP,” katanya.

Ia menilai pertumbuhan sektor pariwisata di NTB saat ini terjadi hampir di berbagai lini.

Kondisi tersebut dinilai menjadi peluang besar untuk memperkuat kolaborasi antara masyarakat lokal dengan pelaku industri maupun jaringan internasional.

“Ini cepat sekali pertumbuhan dalam segala lini di NTB. Mudah-mudahan dengan ada Rafa Nadal Academy salah satunya, ada Sade Social Space di sini, pokoknya antara lokal dan internasional di sini kita bisa berkolaborasi untuk memajukan Indonesia, bukan hanya untuk lokal saja tetapi sampai internasional,” ujarnya.

Rafi menegaskan, salah satu hal penting yang perlu terus didorong dalam pengembangan pariwisata NTB adalah kolaborasi lintas sektor.

Menurutnya, pemerintah, pelaku industri pariwisata, olahraga, hingga pelaku UMKM harus bergerak bersama untuk menciptakan ekosistem yang mampu mendukung penyelenggaraan berbagai event berskala nasional maupun internasional.

“Dari segala lini itu yang perlu didorong adalah kolaborasinya. Dan ini sudah dilakukan oleh InJourney, antara InJourney dengan Kementerian Pariwisata, Kementerian Olahraga, ada UMKM, segala lini ini memang harus berkolaborasi,” jelasnya.

Ia berharap kolaborasi tersebut dapat semakin diperkuat sehingga NTB, khususnya Mandalika, tidak hanya menjadi tujuan wisata, tetapi juga mampu menjadi pusat penyelenggaraan berbagai event internasional.

“Yang dimajukan ini adalah kolaborasinya, jadi nanti event internasional bisa terus berkembang,” pungkasnya.

IMG-20260705-WA0003