Sasamboinside.com – Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, menjadi panggung prestasi pembalap Indonesia pada putaran keempat LFN FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 yang berlangsung pada 7–9 Agustus 2026.
Tampil dihadapan publik sendiri, para pembalap Indonesia menunjukkan performa kompetitif dengan mengamankan empat kemenangan serta sejumlah podium di kelas Supersport 600 (SS600), Underbone 150 (UB150), dan Asia Production 250 (AP250).
Prestasi paling menonjol datang dari kelas UB150.
Husni Zainul Fuadzy berhasil meraih kemenangan dalam dua race sekaligus, membawa Indonesia mendominasi persaingan di kelas tersebut di Pertamina Mandalika International Circuit.
Pada Race 1, Sabtu (8/8), dua kemenangan berhasil dipersembahkan oleh pembalap Indonesia.
Wahyu Nugroho menjadi yang tercepat di kelas SS600 setelah menyelesaikan 12 lap dengan mengendarai Yamaha YZF-R6 dari Yamaha Racing Indonesia.
Wahyu unggul 0,375 detik atas Kasma Daniel Kasmayudin dari Malaysia.
Kemenangan berikutnya diraih Husni Zainul Fuadzy di kelas UB150.
Mengendarai Yamaha MX King 150, Husni menyelesaikan delapan lap sebagai pembalap tercepat dengan keunggulan 0,642 detik atas Rendi Odding.
Wahyu Aji Trilaksana melengkapi podium di posisi ketiga. Enam posisi teratas Race 1 UB150 juga ditempati pembalap Indonesia, menunjukkan dominasi kuat pembalap nasional di kelas tersebut.
Kekuatan Indonesia juga terlihat di kelas AP250. Meskipun kemenangan Race 1 menjadi milik pembalap Thailand Kritapat Keankum, Indonesia menempatkan Fahmi Basam di posisi kedua dan Gerry Salim di posisi ketiga.
Candra Hermawan dan Reykat Yusuf Fadilah masing-masing finis di posisi keempat dan kelima, sehingga empat pembalap Indonesia mengisi posisi kedua hingga kelima.
Di kelas ASB1000, M Adenanta Putra menjadi pembalap Indonesia terbaik dengan finis di posisi keenam.
Sementara itu, di TVS Racing International Championship, Fadil Algazani menjadi wakil Indonesia dan finis di posisi ke-14.
Memasuki Race 2 pada Minggu (9/8), performa pembalap Indonesia kembali menguat.
Di kelas UB150, Husni Zainul Fuadzy kembali meraih kemenangan, sekaligus memastikan dua kemenangan dari dua race di Mandalika.
Posisi kedua ditempati M. Syirat Sauki, sedangkan Dimas Juli Atmoko finis di posisi ketiga.
Ketiganya hanya terpaut 0,355 detik, dengan Husni unggul 0,050 detik dari Syirat.
Hasil tersebut juga semakin memperkokoh posisi Husni di puncak klasemen sementara UB150 dengan 157 poin, menjadikannya salah satu pembalap Indonesia yang tampil paling konsisten sepanjang musim ARRC 2026.
Kemenangan berikutnya bagi Indonesia datang dari Irfan Ardiansyah di kelas AP250.
Pembalap Astra Honda Racing Team tersebut mengendarai Honda CBR250RR dan menyelesaikan 10 lap sebagai pemenang, unggul 0,394 detik atas pembalap Jepang Riichi Takahira.
Pembalap Indonesia lainnya, Md Fadhil Musyavi, turut mengamankan podium ketiga.
Indonesia juga kembali menempatkan pembalap di podium SS600 melalui Herjun Atna Firdaus yang finis di posisi ketiga dengan Honda CBR600RR dari Astra Honda Racing Team.
Herjun menyelesaikan 12 lap di belakang Anupab Sarmoon dari Thailand dan McKinley Kyle Paz dari Filipina.
Wahyu Nugroho juga tampil kuat dengan finis keempat, hanya terpaut 0,052 detik dari Herjun.
Di kelas ASB1000, M Adenanta Putra kembali menjadi pembalap Indonesia terbaik.
Mengendarai Honda CBR1000RR-R bersama Astra Honda Racing Team, Adenanta finis kelima setelah menyelesaikan 15 lap.
Sementara itu, di TVS Racing International Championship, pembalap Indonesia Fadil Algazani finis di posisi kedelapan pada Race 2.
Balapan dimenangi Vicente Perez Selfa dari Spanyol.
Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Ananda Mikola, mengapresiasi pencapaian para pembalap Indonesia yang mampu menunjukkan performa kompetitif sekaligus mengharumkan nama Indonesia di ajang balap motor tingkat Asia.
“Kami sangat mengapresiasi perjuangan dan prestasi seluruh pembalap Indonesia selama ARRC putaran keempat di Pertamina Mandalika International Circuit. Empat kemenangan yang diraih melalui Wahyu Nugroho, Husni Zainul Fuadzy, dan Irfan Ardiansyah, serta berbagai podium yang berhasil diamankan, menjadi kebanggaan bagi Indonesia. Prestasi ini menunjukkan bahwa pembalap Indonesia memiliki kemampuan untuk bersaing dengan pembalap-pembalap terbaik Asia,” ujar Ananda Mikola.
Menurut Ananda, kehadiran ARRC di Pertamina Mandalika International Circuit tidak hanya menghadirkan kompetisi balap motor tingkat Asia, tetapi juga memberikan ruang bagi pembalap Indonesia untuk mendapatkan pengalaman dan menunjukkan kemampuan di hadapan publik sendiri.
“Pertamina Mandalika International Circuit tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya kompetisi internasional, tetapi juga menjadi panggung bagi talenta Indonesia untuk menunjukkan kemampuan mereka. Kami berharap momentum seperti ini dapat terus mendorong perkembangan motorsport nasional sekaligus memperkuat posisi The Mandalika sebagai destinasi sport tourism berkelas internasional,” lanjut Ananda.
Penyelenggaraan LFN FIM Asia Road Racing Championship 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit turut memperkuat posisi The Mandalika sebagai destinasi yang mampu menghadirkan berbagai ajang olahraga dan kompetisi internasional.
Kehadiran kejuaraan balap motor tingkat Asia juga memberikan kesempatan bagi masyarakat dan penggemar motorsport untuk menyaksikan langsung talenta-talenta terbaik kawasan sekaligus merasakan pengalaman sport tourism di Lombok.
LFN FIM Asia Road Racing Championship 2026 mendapat dukungan dari Bank Mandiri, Cargloss, dan Aqua sebagai mitra pengembangan sport tourism di Pertamina Mandalika International Circuit.
Dengan berakhirnya putaran keempat, perjuangan para pembalap Indonesia di LFN FIM Asia Road Racing Championship 2026 masih berlanjut.
Hasil positif di Mandalika menjadi modal penting bagi para pembalap nasional untuk menghadapi putaran berikutnya sekaligus memperkuat kiprah Indonesia di pentas balap motor Asia.















Tidak ada Respon