Dukungan Ketua DPC Demokrat se-NTB Menguat ke Amrul Jihadi Jelang MUSDA

Sasamboinside.com — Dukungan terhadap Amrul Jihadi untuk memimpin Partai Demokrat Nusa Tenggara Barat (NTB) kian menguat menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) yang direncanakan berlangsung tahun ini.
Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Lombok Tengah, Adi Bagus Karya Putra, menyampaikan bahwa pada Minggu, 29 Maret 2026, sejumlah Ketua DPC menggelar silaturahmi sekaligus komunikasi politik dalam suasana Idulfitri 1447 Hijriah.
Dalam pertemuan tersebut, enam Ketua DPC dari total sepuluh kabupaten/kota di NTB hadir.
Mereka berasal dari Kabupaten Bima (Misfalah), Kabupaten Sumbawa (Budi Kurniawan), Kabupaten Sumbawa Barat (Ahmad), Kabupaten Lombok Timur (Amrul Jihadi), Kabupaten Lombok Tengah (Adi Bagus Karya Putra), serta Kabupaten Lombok Utara (Zarkasi Haq).
Sementara Ketua DPC lainnya berhalangan hadir karena agenda yang telah dijadwalkan sebelumnya.
Pada kesempatan itu, para Ketua DPC yang hadir menegaskan dukungan kepada Amrul Jihadi untuk maju sebagai calon Ketua DPD Partai Demokrat NTB dalam Musda mendatang.
Adi Bagus menjelaskan, komunikasi politik antar Ketua DPC sebenarnya telah terbangun sejak lama, berangkat dari kesamaan pandangan untuk memperkuat dan membesarkan Partai Demokrat di NTB ke depan.
Sebagai bentuk keseriusan, tujuh Ketua DPC bahkan telah menandatangani surat dukungan bermaterai dan berstempel.
“Untuk diketahui bahwa komunikasi kami sesungguhnya sudah lama terbangun, berangkat dari kesamaan pandangan bagaimana semakin memperkuat dan memperbesar Partai Demokrat di NTB kedepan,” ujarnya, 30/3/26.
Menurut Bajang Bagus sapaan akrabnya, munculnya sejumlah kandidat lain baik dari internal maupun eksternal partai, merupakan hal wajar dan mencerminkan tingginya minat tokoh untuk ikut berkontribusi membesarkan partai berlambang mercy tersebut.
Ia menilai, daya tarik itu tidak lepas dari figur Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono yang saat ini menjabat sebagai Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, serta dinilai memiliki rekam jejak kepemimpinan yang kuat.
Diketahui, sesuai Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dan Peraturan Organisasi Partai Demokrat, pemilihan Ketua DPD NTB dilakukan oleh pemilik suara yang terdiri dari DPP, Ketua DPD demisioner, Ketua-Ketua DPC, serta satu suara gabungan organisasi sayap (orsap).
Untuk dapat maju sebagai calon Ketua DPD, kandidat diwajibkan mengantongi minimal 20 persen dukungan suara dari pemilik hak pilih di luar suara DPP.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *