Seleksi Paskibraka Loteng 2026 Kian Ketat, 4 Peserta Raih Nilai Sempurna TWK

Sasamboinside.com – Proses seleksi penerimaan calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Lombok Tengah tahun 2026 kian memasuki fase krusial.
Dari total 312 pendaftar yang mengikuti tahapan administrasi, hanya 215 peserta yang dinyatakan lolos dan berhak melanjutkan ke tahap berikutnya.
Ketatnya seleksi terlihat dari banyaknya peserta yang harus gugur di tahap awal.
Faktor utama ketidaklulusan didominasi oleh ketidaksesuaian usia, di mana sejumlah pendaftar diketahui telah duduk di kelas XI.
Selain itu, beberapa peserta juga tidak mampu melengkapi persyaratan administrasi, seperti Surat Keterangan Sehat yang menjadi dokumen wajib dalam proses seleksi.
Ratusan peserta yang lolos administrasi kemudian langsung mengikuti Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) yang dilaksanakan dalam tiga sesi berbeda.
Dari 215 peserta yang mengikuti tes tersebut, sebanyak 163 orang berhasil meraih nilai memuaskan dan melaju ke tahap selanjutnya.
Menariknya, sejumlah peserta berhasil mencatatkan hasil gemilang dengan meraih nilai sempurna.
Mereka adalah M. Zaidan Radhia Syazani dari SMA Negeri 1 Praya, Baiq Deviana Windanu dari SMA Negeri 2 Praya, Baiq Mutiara Zahra dari SMA Negeri 1 Jonggat, serta Mentari Sulisni dari SMA Negeri 1 Praya.
Nama terakhir bahkan disebut sebagai salah satu peserta dengan capaian paling menonjol dalam tes tersebut.
Usai melewati TWK, para peserta kini melanjutkan perjuangan mereka ke tahap Tes Intelegensi Umum (TIU) yang digelar pada Selasa (17/3/2026).
Pelaksanaan seleksi berlangsung di Ruang CAT BKPSDM Kabupaten Lombok Tengah dengan standar disiplin yang sangat ketat.
Sebelum memasuki ruang ujian, seluruh peserta diwajibkan melepas sepatu dan tas, serta berbaris rapi di halaman.
Hal ini dilakukan guna menjaga ketertiban sekaligus menciptakan suasana yang kondusif selama proses seleksi berlangsung.
Kepala Bidang Ideologi, Wawasan dan Ketahanan Bangsa pada Kesbangpol Kabupaten Lombok Tengah, Fero Ramdoni, menegaskan bahwa seleksi ini tidak hanya menguji kemampuan intelektual, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada para peserta.
“Kami berharap para peserta yang lolos dapat menjaga semangat nasionalisme dan siap menjalankan tugas besar mengibarkan Sang Saka Merah Putih di hari kemerdekaan nanti,” ujarnya.
Dengan tahapan seleksi yang semakin ketat, para peserta dituntut untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Di sisi lain, masyarakat Lombok Tengah menaruh harapan besar agar para calon Paskibraka yang terpilih nantinya mampu menjadi teladan generasi muda dalam menumbuhkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *