Kades Bujak Janji Kawal Hingga Tuntas Warga Tewas Diduga Tersengat Listrik

Sasamboinside.com – Kepala Desa Bujak, H. Masrihin Halidi, angkat bicara terkait meninggalnya warganya, H. Moh Zainul Mutaqin (64), yang diduga tersengat kabel listrik tegangan tinggi terputus di areal persawahan Dusun Racem.
Masrihin memastikan, pemerintah desa tidak tinggal diam menyikapi peristiwa tragis tersebut. Sejak kabar duka diterima, pihak desa langsung membangun komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk PLN.
“Perwakilan dari PLN juga sudah datang ngelayat ke rumah duka, dan didampingi juga oleh kami dari pemerintah desa,” ujar Masrihin saat dihubungi wartawan Sasamboinside.com, Senin (22/2/2026).
Menurutnya, langkah tersebut menjadi awal komunikasi antara pihak PLN dan keluarga korban. Namun, pemerintah desa memilih untuk tidak tergesa-gesa melakukan pembahasan lebih lanjut karena kondisi keluarga masih berduka.
“Untuk koordinasi dan komunikasi lebih lanjut dengan keluarga korban, kami pihak desa masih menunggu waktu yang tepat karena melihat keadaan keluarga korban saat ini masih dalam keadaan berduka,” jelasnya.
Meski demikian, Masrihin menegaskan komitmen pemerintah Desa Bujak untuk mengawal persoalan ini hingga tuntas. Ia menyebut, desa akan berperan aktif menjembatani komunikasi agar keluarga korban mendapatkan kejelasan dan pertanggungjawaban yang sesuai.
“Kami dari pemerintah desa Bujak akan komitmen mengawal kasus ini dan akan membantu korban untuk melakukan koordinasi dengan pihak PLN sehingga keluarga korban mendapatkan pertanggungjawaban yang sesuai. Tentu kami dari pemerintah desa berharap agar kasus ini dapat diselesaikan secara baik-baik atau secara kekeluargaan,” tegasnya.
Ia berharap peristiwa ini menjadi perhatian serius semua pihak, terutama terkait pengawasan jaringan listrik di wilayah persawahan dan area aktivitas warga. Pemerintah desa, lanjutnya, ingin ada evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
“Ini menjadi pelajaran bagi kita semua. Keamanan warga adalah yang utama,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *