Okupansi Hotel Jelang Bau Nyale 2026 Capai 90 Persen, Turis Eropa Mendominasi

Sasamboinside.com – Okupansi hotel di kawasan Mandalika dan sekitarnya menjelang puncak event budaya Bau Nyale 2026 melonjak tajam hingga mencapai 90 persen.
Peningkatan ini disebut menjadi angin segar bagi pelaku pariwisata di tengah periode low season.
Ketua Mandalika Hotel Association (MHA), Samsul Bahri mengatakan, lonjakan okupansi tidak lepas dari promosi intensif yang dilakukan sejak peluncuran Pesona Bau Nyale 2026 sekitar satu bulan lalu.
Samsul Bahri mengaku, pihaknya aktif mempromosikan rangkaian kegiatan budaya bau nyale kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.
“Alhamdulillah antusias wisatawan sangat tinggi, dan bahkan ada beberapa bule dikirim khusus untuk mendokumentasikan budaya bau nyale ini,” ujarnya, Jumat, 6 Februari 2026.
Samsul menyebut, dua malam menjelang pelaksanaan event rata-rata tingkat hunian hotel sudah berada di angka 90 persen.
Pihaknya optimistis okupansi akan menyentuh 100 persen pada malam puncak Bau Nyale.
Menurut Samsul, wisatawan mancanegara masih menjadi penyumbang terbesar kunjungan dengan persentase sekitar 70 persen, sementara wisatawan domestik mencapai 30 persen.
Turis asal Eropa disebut mendominasi kunjungan tahun ini.
“Wisatawan Eropa cukup banyak karena momen liburan mereka bertepatan dengan Bau Nyale. Bahkan dari hasil pertemuan dengan Angkasa Pura, kunjungan wisatawan Eropa disebut meningkat sekitar 30 persen berdasarkan data internal mereka,” katanya.
Diungkapkan Samsul, jika dibandingkan tahun sebelumnya, tingkat hunian hotel tahun ini dinilai lebih tinggi.
Hal tersebut dipicu promosi yang lebih gencar serta adanya berbagai side event budaya Sasak seperti peresean, karnaval Putri Mandalika, hingga penampilan band nasional yang membuat eksposur Bau Nyale semakin luas.
Samsul menambahkan, dampak positif tidak hanya dirasakan sektor perhotelan, tetapi juga pelaku UMKM di kawasan KEK Mandalika.
Ia berharap ke depan event Bau Nyale dapat terus mengangkat marwah budaya lokal dengan dukungan lebih besar dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi.
“Kami dari Mandalika Hotel Association mengajak seluruh masyarakat NTB untuk bersama-sama menyukseskan Bau Nyale. Ini adalah event budaya kita yang harus terus dijaga dan dibesarkan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *