Sasamboinside.com — Festival Seni Budaya Peresean Perang Bintang resmi dibuka di Lapangan Jontlak, Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah, Minggu (1/2/2026).
Hari pertama langsung menyuguhkan duel panas para pepadu andalan Pulau Lombok, mulai dari Ombak Tenang, Patih Benoe, Angin Alus hingga Duraemon yang sukses menyedot perhatian ratusan penonton.
Salah satu laga yang paling menyita perhatian terjadi saat Ombak Tenang berhadapan dengan Patih Benoe.
Kedua pepadu turun gelanggang dalam empat ronde penuh tensi.
Di ronde pertama, keduanya langsung saling serang menggunakan rotan.
Adu ketangkasan kembali berlanjut di ronde kedua dan ketiga, ketika kedua pepadu mulai mengeluarkan teknik terbaik peresean mereka.
Namun, drama terjadi di akhir ronde. Rotan Ombak Tenang mendarat tepat di wajah Patih Benoe hingga menyebabkan bibirnya luka dan mengeluarkan darah.
Melihat kondisi tersebut, pertandingan pun dihentikan. Pekembar (juri) kemudian menetapkan Ombak Tenang sebagai pemenang.
Pertandingan berikutnya tak kalah seru, mempertemukan Angin Alus melawan Duraemon.
Di ronde pertama, Duraemon yang memiliki postur lebih besar langsung tampil agresif.
Namun setiap serangannya selalu berhasil dipatahkan Angin Alus yang bermain rapi dan penuh perhitungan.
Memasuki ronde kedua dan ketiga, Angin Alus yang semula bertahan mulai tampil lebih ofensif.
Kedua pepadu saling balas serangan, membuat arena Jontlak bergemuruh oleh sorak penonton.
Drama kembali muncul di awal ronde keempat.
Saat pekembar meniup peluit tanda dimulainya babak akhir, tiba-tiba Duraemon memukul ende (perisai) miliknya sendiri, tanda ia tidak sanggup melanjutkan pertandingan. Duel pun dihentikan.
Festival Seni Budaya Peresean Perang Bintang ini akan berlangsung selama empat hari, dari 1 hingga 4 Februari 2026, sebagai bagian dari rangkaian Event Bau Nyale 2026.
Ratusan pepadu dari seluruh Pulau Lombok ambil bagian dan siap unjuk kemampuan di arena peresean.
Event budaya ini mendapat dukungan penuh dari Anggota DPRD Lombok Tengah Dapil I Praya–Praya Tengah, Hermandi, S.Sos.
Kapolsek Praya Tengah IPTU Dahmanto SH, mewakili Kapolres Lombok Tengah AKBP Eko Yusmiarto SIK, menegaskan pihak kepolisian siap mengawal kegiatan agar berlangsung aman dan lancar.
“Saya mewakili Kapolres yang berhalangan hadir karena agenda penting di Jakarta. Kami dari kepolisian meminta dukungan semua pihak untuk menjaga kamtibmas dan menyukseskan festival ini,” ujarnya saat pembukaan.
Ia juga mengingatkan para pepadu untuk menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan.
“Untuk pepadu yang bertanding, tetap junjung sportivitas. Untuk penonton, selamat menikmati peresean perang bintang se-Pulau Lombok,” katanya.
Pada hari pertama pembukaan, ratusan penonton tampak memadati Lapangan Jontlak untuk menyaksikan langsung duel para pepadu terbaik dari berbagai daerah di Lombok.