Sasamboinside.com — Keluhan terhadap kualitas layanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Tengah kembali mencuat.
Ratusan warga Perumahan Permata Garden Renteng, Praya mengaku terus dirugikan akibat pasokan air bersih yang rutin terputus setiap kali hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
Gangguan berulang ini memicu keresahan dan menimbulkan pertanyaan besar soal kualitas infrastruktur jaringan PDAM.
Menurut penuturan warga, masalah air macet ini sudah lama terjadi dan berulang setiap musim penghujan.
Begitu hujan turun dengan intensitas tinggi, aliran air bersih langsung terhenti tanpa pemberitahuan apa pun dari PDAM.
“Kejadiannya selalu sama setiap hujan deras. Air PDAM langsung macet total,” ujar salah satu perwakilan warga Perumahan Permata Garden Miq Arie,” keluh Miq Arie, salah satu perwakilan warga Perumahan Permata Garden Renteng, Praya kepada sasamboinside.com, Kamis, 20 November 2025.
“Kami sudah sering melaporkan hal ini ke pihak PDAM Lombok Tengah, tapi sampai sekarang belum ada solusi yang tuntas,” lanjut Miq Arie.
Warga menduga akar masalah berada pada infrastruktur pipa yang rusak atau tidak terawat.
Hujan deras diduga memperparah kondisi jaringan yang sudah rapuh sehingga menyebabkan distribusi air terputus total.
Namun hingga kini, warga menilai belum ada langkah serius dari PDAM untuk melakukan perbaikan menyeluruh.
Kondisi macetnya air bersih ini memukul aktivitas harian warga. Mereka kesulitan mandi, mencuci, hingga memasak.
Tidak sedikit warga yang terpaksa membeli air galon atau mengangkut air dari luar perumahan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Kami ini pelanggan yang taat bayar setiap bulan. Tapi kenapa pelayanan seperti ini terus dibiarkan?” tambah Arie.
Warga secara tegas meminta PDAM Lombok Tengah melakukan langkah cepat dan permanen.
Mereka menuntut pengecekan total jaringan pipa, perbaikan menyeluruh pada titik kerusakan, dan peningkatan sistem layanan agar gangguan tidak terus berulang tiap musim hujan.
Selain itu, warga berharap adanya transparansi dari PDAM terkait penyebab pasti dan progres perbaikan untuk memulihkan kepercayaan masyarakat.
Warga juga juga mendorong perhatian serius dari PDAM Lombok Tengah dan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah.
Warga Perumahan Permata Garden Renteng berharap pemerintah turun tangan memastikan hak masyarakat atas air bersih terpenuhi sesuai amanat pelayanan publik.
“Kami minta PDAM serius menanggapi keluhan kami. Jangan biarkan kami terus kesulitan air bersih setiap kali musim hujan tiba,” pungkasnya.
Menanggapi keluhan warga tersebut, Kepala Cabang PDAM Praya menegaskan bahwa PDAM terus melakukan perbaikan intensif pada jaringan yang mengalami kendala.
“Kalau mati terlalu lama, berani kami pastikan itu tidak benar. Kalau yang kemarin sama yang sekarang memang benar mati, dari tadi malam sampai tadi jam 1 pagi kita melakukan perbaikan lima titik di Telaga Waru dan satu titik di Montong Dao,” ujarnya.
Sementara itu, Lalu Khairul Huda Selaku Sekretaris Perusahaan (Sekpres) PDAM Lombok Tengah menjelaskan bahwa setiap kerusakan memiliki sifat penanganan yang berbeda.
“Penanganan perbaikan kebocoran itu ada dua sifat terencana dan emergency.
Kalau yang terencana, selalu kami sampaikan kepada masyarakat melalui media sosial yang kami punya,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa PDAM Lombok Tengah sedang memperkuat layanan khususnya di Cabang Praya.
“Kami komit untuk tahun ini melakukan optimalisasi Cabang Praya. Cabang Praya menjadi prioritas karena hampir 30 persen konsumen kami dari Lombok Tengah ada di cabang ini,” ungkapnya.
PDAM juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan gangguan layanan.
“Bagi masyarakat yang mengalami kendala, bisa melaporkannya melalui call center kami yang terbuka 24 jam.
Atau bisa juga langsung mengadu ke kantor cabang terdekat. Kami akan segera merespon dan memperbaikinya,” tambahnya.