Perkemi Lombok Tengah Incar Posisi Tiga Besar Porprov, Siapkan Strategi Matang

Sasamboinside.com – Seusai acara pembubaran panitia Kempo pasca gelaran Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Lombok Tengah 2025, Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Kabupaten Lombok Tengah langsung menatap target baru yang lebih ambisius.
Tak tanggung-tanggung, organisasi bela diri asal Jepang itu membidik posisi tiga besar dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB mendatang, dengan target minimal meraih tujuh medali emas.
“Target kita (minimal) tujuh emas. Kalau bisa lebih, itu bonus. Tapi tujuh emas itu sudah masuk kategori juara umum,” tegas Ketua Perkemi Lombok Tengah, H. Lalu Ramdan S.Ag., saat menutup acara family gathering keluarga besar Perkemi Lombok Tengah di Desa Wisata Bonjeruk, Minggu (9/11/2025).
Didampingi Sekretaris Perkemi, Akbar, dan Wakil Ketua, Lalu Karyadi, Ramdan menyebut bahwa Kempo menjadi salah satu cabang olahraga unggulan di Lombok Tengah yang sudah beberapa kali menyumbang medali emas di tingkat provinsi maupun nasional.
Untuk menghadapi Porprov, pihaknya telah menyiapkan strategi matang, termasuk pemusatan latihan (training camp / TC) bagi para atlet terbaik.
“Kita sudah mulai bahas teknis TC dan pembinaan atlet. Semua diarahkan agar target tujuh emas itu bukan sekadar slogan,” ujarnya optimistis.
Tak hanya fokus pada target jangka pendek, Ramdan yang akrab disapa Gede Ramdan juga menegaskan visi jangka panjang Perkemi Lombok Tengah untuk memperluas akses latihan Kempo di masyarakat.
Saat ini, Lombok Tengah baru memiliki dua Dojo aktif, yakni di Praya dan Tengari. Ke depan, ia menargetkan setiap kecamatan, bahkan sekolah, memiliki Dojo sendiri.
“Kita ingin mengembangkan Dojo-Dojo baru. Kalau bisa, di setiap sekolah kita bangun Dojo. Tujuannya bukan sekadar mencetak atlet, tapi membangun karakter anak muda sejak dini,” tegasnya.
Menurutnya, olahraga Kempo tidak hanya mengajarkan teknik bela diri, tetapi juga disiplin, mental tangguh, dan semangat pantang menyerah.
Ia meyakini, melalui kegiatan olahraga, generasi muda bisa terhindar dari perilaku negatif seperti merokok, konsumsi alkohol, dan narkoba.
“Orang yang suka olahraga biasanya hidup sehat dan berpikir positif. Ini sejalan dengan visi misi kita untuk membantu pemerintah daerah membangun generasi muda yang kuat dan berdaya saing,” imbuhnya.
Meski optimistis, Ramdan mengakui bahwa kendala dana dan komitmen pengurus masih menjadi tantangan tersendiri.
Namun, hal itu tak menyurutkan semangat jajaran Perkemi Lombok Tengah untuk terus mendampingi atlet dan memastikan pembinaan berjalan.
“Kita berusaha semaksimal mungkin untuk mendukung para atlet, termasuk mereka yang berprestasi di tingkat nasional. Support dari pengurus harus terus ada, agar semangat berlatih mereka tidak padam,” ujarnya.
Ia menutup dengan pesan penuh motivasi bahwa prestasi besar selalu lahir dari semangat dan konsistensi.
“Kalau kita semua kompak, dan atlet terus semangat berlatih, Insyaallah tujuh emas itu akan jadi kenyataan,” tutupnya dengan senyum yakin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *