Sasamboinside.com – Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar DPD II Kabupaten Lombok Tengah, suhu politik internal partai berlambang pohon beringin itu mulai menghangat.
Tiga nama kuat mulai mencuat sebagai kandidat potensial yang digadang-gadang akan bertarung dalam bursa pemilihan Ketua DPD II Golkar Lombok Tengah periode 2025–2030.
Ketiga nama tersebut merupakan tokoh-tokoh yang tak asing dalam tubuh Partai Golkar Lombok Tengah.
Mereka adalah HM. Nursiah, H. Lalu Kelan, dan H. Humaidi. Ketiganya dinilai memiliki rekam jejak dan kontribusi nyata bagi partai serta masyarakat Lombok Tengah.
1. HM Nursiah: Kader Aktif dengan Pengalaman Pemerintahan
Nama pertama yang mencuat adalah HM. Nursiah, yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris DPD II Partai Golkar Kabupaten Lombok Tengah.
Sosoknya dikenal luas sebagai birokrat, sekaligus politisi handal yang kini juga menjabat sebagai Wakil Bupati Lombok Tengah dua periode berturut-turut.
Dengan posisi strategisnya di eksekutif dan struktur partai, Nursiah dianggap sebagai figur yang mampu menyatukan kekuatan internal Golkar.
Dukungan terhadap dirinya pun terus mengalir dari sejumlah pengurus kecamatan dan simpatisan partai.
Banyak yang menilai, sudah saatnya Nursiah naik kelas dari sekadar sekretaris menjadi Ketua DPD II Golkar Lombok Tengah.
2. H. Lalu Kelan: Politisi Senior yang Kembali ke Panggung
Figur berikutnya adalah H. Lalu Kelan atau karib disapa Miq Kelan.
Ia merupakan kader senior Golkar yang telah berkiprah sebagai anggota DPRD Lombok Tengah kurun waktu empat periode terakhir.
Meski sempat gagal melenggang ke parlemen pada Pemilu 2024 lalu, jalan politik Miq Kelan belum berakhir.
Baru-baru ini, ia kembali dipastikan mengemban amanah sebagai anggota DPRD Lombok Tengah pasca meninggalnya Lalu Ahmad Rumiawan, melalui proses PAW.
Sebagai peraih suara terbanyak ketiga di Dapil II (Kopang – Janapria), Miq Kelan pun ditetapkan untuk mengisi kekosongan kursi tersebut.
Senioritas dan militansi Miq Kelan tidak diragukan lagi. Ia dikenal memiliki jaringan akar rumput yang kuat, serta rekam jejak panjang dalam struktur partai.
Ia juga pernah menjabat sebagai Sekretaris DPD II Golkar Lombok Tengah, dan kini banyak didorong untuk mengambil peran sebagai ketua, membawa partai ke arah yang lebih solid dan progresif.
3. H. Humaidi: Petahana dengan Segudang Prestasi
Nama ketiga datang dari petahana, H. Humaidi. Ia adalah Ketua DPD II Partai Golkar Lombok Tengah yang sukses membawa partai ke masa keemasannya.
Di bawah kepemimpinannya, Partai Golkar mampu mengantarkan HM. Suhaili, FT menjadi Bupati Lombok Tengah, sebuah pencapaian politik yang tidak mudah dicapai.
Saat ini, H. Humaidi menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), dan masuk dalam Komisi IV yang membidangi pembangunan daerah, pertanian dan sektor strategis lainnya.
Meski masa kepemimpinannya sebagai Ketua DPD II akan berakhir tahun ini, peluangnya untuk kembali menjabat masih terbuka.
Humaidi disebut masih bisa menjadi ketua. Jika DPP Partai Golkar memberikan mandat, Humaidi masih bisa mencalonkan diri kembali meski masa periodenya telah selesai secara AD/ART.
Keputusan ini tentu akan sangat bergantung pada dinamika internal partai dan konsensus elite Golkar di pusat maupun daerah.
Dinamika Penentuan Ketua: 15 Hak Suara Jadi Penentu
Musda ini akan melibatkan 15 pemilik hak suara. Mereka terdiri dari 12 pengurus kecamatan, 1 perwakilan dari DPD I, 1 suara dari DPD II dan 1 dari organisasi sayap partai.
Dengan komposisi ini, perebutan kursi Ketua DPD II diperkirakan berlangsung sengit, namun tetap dalam semangat kekeluargaan dan demokratis khas Golkar.
Berbagai manuver politik dan konsolidasi kini tengah berlangsung di belakang layar. Para kandidat mulai intens membangun komunikasi dengan pemilik suara, baik secara terbuka maupun melalui jalur-jalur informal.
Musda DPD II Partai Golkar Lombok Tengah diprediksi menjadi salah satu ajang politik lokal yang menarik untuk diikuti, terutama karena ketiga kandidat memiliki kekuatan masing-masing yang bisa menjadi penentu arah masa depan partai.
Siapakah yang akan dipercaya memimpin DPD II Golkar Lombok Tengah lima tahun ke depan? Kita nantikan hasilnya dalam waktu dekat.