HUKRIM

Spesialis Pembobol Toko Diringkus Polisi Saat Hendak Kabur Ke Malaysia

Mataram NTB – Pelaku pembobol toko Handphone di wilayah kota Mataram akhirnya tak berkutik dan mengakui semua perbuatannya saat diringkus Polisi. Tak tanggung-tanggung pelaku ini mengakui bahwa sudah melakukan pencurian sebanyak 26 kali dengan modus sebagian besar membobol atau merusak pintu utama toko yang menjadi sasarannya.

Keterangan tersebut disampaikan Kasat Reskrim Polresta Mataram Kompol Kadek Adi Budi Astawa SIK melalui wawancara saat media ini mengkonfirmasi perihal penangkapan pelaku pembobol pintu ruko tersebut. Rabu 22/6.

Berdasarkan laporan masyarakat melalui piket SPKT Polresta Mataram bahwa telah terjadi pencurian di salah satu toko Handphone di Jalan Pancausaha, Kelurahan Cilinaya Cakranegara Kota Mataram pada 10 Juni 2022 sekitar pukul 05:00 – 06:00 wita.

Laporan itu disampaikan pelapor setelah sebelumnya pada tanggal tersebut salah seorang karyawan toko hendak membuka toko sekitar pukul 08:45 wita. Namun saat di lokasi karyawan tersebut mendapati pintu ruko (toko) dalam keadaan rusak. Oleh karenanya karyawan tersebut menghubungi pemilik toko (pelapor) guna menginformasikan tentang kunci kanopi toko yang rusak.

Kemudian pelapor datang ke lokasi dan mengecek ternyata konci pintu tersebut memang rusak seperti sengaja dirusakan. Kemudian pelapor beserta karyawan mengecek kedalam toko dan melihat 2 buah Handphone tidak berada di etalase.

“Karena merasa rugi sekitar Rp.4.566.000 akhirnya peristiwa tersebut dilaporkan ke SPKT Polresta Mataram,” ungkap Kadek.

Kadek menjelaskan, setelah mendapat laporan timnya langsung melakukan olah TKP dan mengumpulkan bukti-bukti serta keterangan dari para saksi dan CCTV yang terpasang di areal toko tersebut.

Dari hasil keterangan para saksi dan rekaman CCTV itulah tim opsenal mendapatkan petunjuk mengenai identitas terduga pelaku yang kemudian diketahui berinisial M alias U, pria 25 tahun, Sasak, alamat Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram.

“Terduga tersebut akhirnya ditangkap oleh tim opsnal Reskrim Polresta Mataram (22/06) di Pringgarata, Lombok Tengah, yang diketahui ingin berangkat ke Malaysia untuk menjadi TKI bersama barang bukti berupa 2 unit handphone milik pelapor,” kata Kadek.

Kadek juga menjelaskan, bahwa hasil pemeriksaan sementara terduga mengakui telah membobol toko handphone tersebut, dan bahkan terduga mengakui sudah 26 toko yang di bobol di wilayah pulau Lombok.

“Pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Polresta Mataram, selanjutnya, masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tutup Kadek mengakhiri pembicaraan.

SaSaMbo Inside

Recent Posts

The Baby Alien Rajai Sprint Race di Mandalika

Sasamboinside.com – Marc Marquez, menaklukkan Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika dan keluar sebagai raja sprint race…

16 jam ago

Kisah Mario Aji dan Veda Ega, Berjuang Sejak Kecil demi Mengharumkan Nama Indonesia

Sasamboinside.com - Dua pembalap kebanggaan Indonesia, Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama, kembali tampil…

19 jam ago

Kuliner, Musik, dan Komunitas Lokal Meriahkan Mandalika Street Food Festival

Sasamboinside.com – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) kembali menghadirkan…

21 jam ago

Nyaris Tersingkir, Veda Ega Bangkit di Detik Akhir dan Tembus Q2 Moto3 Mandalika

Sasamboinside.com – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan semangat pantang menyerah saat tampil di…

1 hari ago

Cegah Ancaman Bom, Unit K-9 Sisir Area Pengamanan MotoGP Mandalika

Sasamboinside.com — Enam anjing pelacak K-9 dikerahkan menyisir tiga zona pengamanan MotoGP Mandalika 2026, Jumat…

2 hari ago

946 Frontliner dan 400 Marshal Lokal Siap Sukseskan MotoGP Mandalika 2026

Sasamboinside.com - Di balik deru mesin dan persaingan para pembalap pada Pertamina Grand Prix of…

2 hari ago