Berita Mandalika

Sirkuit Mandalika Gelar Balapan Shell bLU cRU Yamaha Endurance Festival

Sasamboinside.com, MANDALIKA – Sirkuit Mandalika hari ini gelar balapan Shell bLU cRU Yamaha Endurance Festival. Kegiatan ini diselenggarakan oleh YAMAHA Racing Indonesia dan MGPA.

Event balap Shell bLU cRU Yamaha Endurance Festival ini diikuti 98 pembalap yang berasal dari sejumlah Provinsi di Indonesia.

Peserta terdiri dari pembalap Nasional dan Internasional, seperti Arai Agaska, Galang, Andi Fadli, Aldi dan ada juga dari komunitas motor lainnya.

Shell bLU cRU Yamaha Endurance Festival ini berlangsung selama dua hari, mulai Sabtu 21 sampai dengan Minggu 22 Oktober 2023.

Marketing Manager Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Try Agung Hartanto mengatakan, kegiatan Yamaha ini difasilitasi oleh MGPA untuk meningkatkan ketangkasan pembalap.

“event ini diselenggarakan oleh Yamaha dan difasilitasi oleh MGPA untuk meningkatkan ketangkasan pembalap,” ujarnya Sabtu, (21/10/2023).

Selebihnya Manager Motorsport Yamaha Indonesia Wahyu Rusmayadi menjelaskan, Endurance Festival ini pertama kali terlaksana di Sirkuit Mandalika Indonesia.

Peraturan balap Endurance Festival ini dimana pembalap harus menyelesaikan lap selama dua jam terinspirasi dari Suzuka 8 Hours dengan gaya start Le-Mans style

Yang paling banyak mendapatkan lap, itu yang akan menjadi juara dalam Endurance Festival ini. Tentunya dengan mengikuti aturan yang telah disediakan.

Kendaraan yang dipakai dalam balap Endurance Festival ini satu untuk dua orang. Dalam artian pembalap terdiri dari dua orang untuk satu kendaraan.

Setiap maksimal 30 menit akan ada pergantian pembalap, mengisi bahan bakar dan mengatur strategi untuk memenangkan balapan.

Saat pergantian pembalap, kendaraan akan dicek kondisinya dan dilakukan pengisian bahan bakar atau BBM.

“Shell bLU cRU Yamaha Endurance Festival ini adalah balapan ketahanan fisik, satu kendaraan untuk dua orang, akan ada pergantian pembalap, mengisi bahan bakar dan mengatur strategi untuk memenangkan balapan,” ujarnya.

Bukan hanya sekedar skil yang dibutuhkan disini, namun juga fisik dan strategi yang dimainkan menjadi penting dalam balapan ini.

“Sistem race dalam balapan ini, dihitung berdasarkan jumlah waktu dan regulasi pit in dan pit out,” jelasnya.

“Jumlah Lap yang akan didapat oleh masing-masing pembalap dijumlahkan, tentunya tanpa ada pelanggaran,” pungkasnya.

SaSaMbo Inside

Recent Posts

POCARI SWEAT Run Lombok 2026 Sukses Besar, 9.200 Pelari Putar Ekonomi NTB hingga Rp95 Miliar

Sasamboinside.com - Gelaran berskala nasional POCARI SWEAT Run Lombok 2026 sukses diselenggarakan pada 11-12 Juli…

6 jam ago

Wamenpar Apresiasi Sade Social Space, Dinilai Jadi Atraksi Baru Penggerak Wisata Mandalika

Sasamboinside.com - Kawasan The Mandalika kembali mendapat suntikan daya tarik wisata baru. Wakil Menteri Pariwisata…

24 jam ago

Pocari Sweat Run Lombok 2026 Dongkrak Sport Tourism, 72 Persen Pelari Datang dari Luar Lombok

Sasamboinside.com – Gelaran Pocari Sweat Run Lombok 2026 kembali membuktikan diri bukan sekadar ajang lari,…

2 hari ago

Resmikan Lapangan Padel dan Basket, Wamenpora Dorong Mandalika Jadi Magnet Wisata Olahraga Dunia

Sasamboinside.com – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika terus memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism berkelas…

2 hari ago

Meriahkan Pocari Sweat Run Lombok, Eka Jaya Fast Ferry Kenalkan Rute Langsung ke Nusa Dua

Sasamboinside.com – Kemeriahan ajang Pocari Sweat Run Lombok 2026 tak hanya diramaikan ribuan pelari dari…

2 hari ago

Polisi Bekuk Pengedar Sabu di Lombok Timur, Sita 33,45 Gram

Pengedar Sabu di Lombok Timur Dibekuk, Polisi Sita 33,45 Gram Narkotika dari Dua Lokasi Berbeda…

2 hari ago