Berita

Salurkan Roti Berjamur dan Buah Busuk ke Sekolah, SPPG Lajut Praya Tengah Diadukan ke Satgas MBG

Sasamboinside.com – Dugaan penyaluran roti berjamur dan buah busuk ke sejumlah sekolah dasar di Lombok Tengah berbuntut panjang.
Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Republik Indonesia (GMPRI) NTB resmi melayangkan pengaduan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lombok Tengah Praya Tengah di Desa Lajut kepada Ketua Satgas Makanan Bergizi Gratis (MBG) Lombok Tengah.
Pengaduan dilayangkan setelah GMPRI mengumpulkan alat bukti berupa video dan foto penyaluran makanan diduga tidak layak konsumsi di beberapa sekolah di Desa Pejanggik, Kecamatan Praya Tengah, di antaranya SDN 03 Pejanggik dan RA Pemban Adjie.
“Iya benar saya adukan SPPG Desa Lajut hari Selasa, 6 Januari 2026 kemarin. Tujuannya agar lebih profesional menjalankan amanah Presiden Prabowo untuk menciptakan Generasi Emas 2045,” kata Ketua GMPRI NTB, Rindawanto Evendi alias Rindhot, Senin, 12/01/26.
Menurut Rindhot, langkah ini bukan sekadar protes, melainkan peringatan agar distribusi makanan bergizi tidak sekadar formalitas.
Ia menilai kasus ini menjadi cermin masih lemahnya pengawasan di tingkat pelaksana.
“Ironisnya, informasi yang kami dapat, rekanan SPPG Desa Lajut itu seorang dokter. Kalau benar, masak begitu kinerjanya orang yang notabenenya kesehatan? Atau buta karena uang?” tegasnya.
Rindhot menyebut kasus ini harus menjadi atensi publik, karena menyangkut kesehatan anak sekolah.
Ia mengingatkan konsumsi makanan berjamur atau busuk bisa berdampak fatal.
“Ini soal nyawa anak-anak kita. Jangan dianggap sepele. Kami akan kawal kasus ini sampai tuntas. Dalam surat, kami juga minta SPPG yang nakal segera ditutup. Bila tidak diseriusi, kami akan datangi kantor BGN Pusat,” ujarnya.
Pengaduan GMPRI diterima langsung oleh Kepala Bagian Ekonomi Satgas MBG Lombok Tengah, Wawan.
Wawan mengapresiasi laporan tersebut dan memastikan akan dilakukan penelusuran.
“Terima kasih atas kepeduliannya membantu pemerintah mengawasi program ini. Aduan ini jadi bahan pengecekan, pengawasan, dan penindakan ke SPPG terkait. Hasilnya akan kami sampaikan melalui surat balasan kepada rekan-rekan GMPRI NTB,” kata Wawan.
Sementara itu, SPPG Lombok Tengah Praya Tengah, Dr. Samsul Maarif Putra menyampaikan bahwa dirinya sudah berkoordinasi dengan pihak terkait.
“Oo nggih pak, mohon maaf sebelumnya, saya sudah berkoordinasi dengan satgas, dinkes dan pihak polres nggih,” ucapnya singkat.
SaSaMbo Inside

Recent Posts

Korban Dugaan Pencabulan Eks Pimpinan Ponpes Abul Barokat Lombok Tengah Bertambah

Sasamboinside.com – Korban dugaan pencabulan yang diduga dilakukan oleh eks pimpinan Pondok Pesantren Abul Barokat…

1 jam ago

PDAM Loteng Pastikan Air Bersih Aman Selama MotoGP Mandalika

Sasamboinside com - Perumda Air Minum Tirta Ardhia Rinjani Kabupaten Lombok Tengah memastikan pasokan air…

9 jam ago

Giant Helmet Ramaikan Bundaran HI Jelang MotoGP Mandalika

Sasamboinside.com - Semangat menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 semakin terasa di tengah masyarakat.…

11 jam ago

Samara Lombok Borong 2 Penghargaan Bergengsi di Indonesia Real Estate Awards 2026

Sasamboinside.com — Resort terpadu Samara Lombok tampil sebagai salah satu pemenang utama dalam gelaran Indonesia…

1 hari ago

Vanili NTB Tembus AS, Kemiri Menyusul ke Jepang: Komoditas Desa Mulai Mendunia

Sasamboinside.com - Komoditas unggulan Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai memperluas jejaknya di pasar global. Ekspor…

3 hari ago

Komisi IX DPR RI Soroti 1.327 Kasus PMI Bermasalah Asal NTB, Perlindungan Diminta Tak Berhenti di Pemulangan

Sasamboinside.com - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Komisi IX DPR RI memberikan sorotan…

3 hari ago