Berita

Ramah Lingkungan, Gedung-gedung di IKN Gunakan Beton Bersertifikasi Green Label dari Batching Plant WSBP Sepaku

PT Waskita Beton Precast Tbk (kode saham: WSBP) kembali tunjukan komitmennya dalam penerapan konstruksi berkelanjutan melalui perolehan sertifikasi Green Label Indonesia (GLI) dari Green Product Council Indonesia pada Batching Plant WSBP Sepaku yang beroperasi di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Batching Plant WSBP Sepaku meraih Sertifikasi Green Label Level Gold dengan skor 92, menjadikannya sebagai batching plant kedua WSBP yang memperoleh pengakuan tersebut setelah sebelumnya diraih oleh Batching Plant WSBP Pegangsaan.
“Pencapaian ini menunjukkan bahwa transformasi menuju konstruksi yang lebih ramah lingkungan bukan hanya sebuah inisiatif, tetapi telah menjadi bagian dari standar operasional kami,” ujar Fandy Dewanto, Vice President of Corporate Secretary WSBP.

Sertifikasi Green Label dilakukan melalui penilaian berbagai aspek keberlanjutan, meliputi efisiensi energi, pengurangan emisi dan polusi, manajemen limbah, efisiensi air, penggunaan material ramah lingkungan, serta inovasi proses produksi. Penerapan aspek tersebut di Batching Plant WSBP Sepaku antara lain melalui efisiensi energi dengan mengurangi penggunaan genset dan idle time, penggunaan dust collector serta pengendalian debu, pemanfaatan kembali air produksi, pengelolaan limbah B3 sesuai standar, serta monitoring konsumsi air. Penggunaan material fly ash serta inovasi seperti admixture polimer larut air turut membantu mengurangi penggunaan semen dan emisi CO₂, didukung command batch system berakurasi tinggi untuk memastikan efisiensi dan konsistensi dalam proses produksi.

Capaian ini melanjutkan keberhasilan WSBP sebagai pelopor dalam sertifikasi Green Label untuk kategori Beton Readymix di Indonesia, sekaligus menunjukkan bahwa standar hijau yang diterapkan Perusahaan merupakan standar terintegrasi yang dapat diimplementasikan di berbagai fasilitas produksi.

Adapun proyek yang disuplai dari Batching Plant WSBP Sepaku antara lain Gereja Basilika, KLHK Tahap 3, IPAL 1, 2, dan 3, Rusun MBR, serta kawasan perkantoran seperti DPD, MA, MPR, DPR I, dan DPR II, yang seluruhnya dibangun menggunakan Beton Readymix WSBP yang telah tersertifikasi Green Label Indonesia, sehingga menjadikannya bangunan ramah lingkungan sekaligus mendukung terciptanya infrastruktur yang berkelanjutan.

Capaian ini tercermin dari tingkat emisi karbon yang dihasilkan Batching Plant WSBP Sepaku. Emisi CO₂ tercatat lebih rendah dibandingkan rata-rata industri dengan penurunan sampai dengan 58%. Dengan kapasitas produksi mencapai 57.702 m³ per tahun, penggunaan Beton Readymix WSBP berlabel green product berkontribusi dalam mengurangi emisi hingga 3.116 ton CO₂ per tahun.

“Dengan penerapan standar Beton Readymix bersertifikasi Green Label ini, kami ingin memastikan bahwa setiap produk yang kami hasilkan tidak hanya unggul dari sisi kualitas, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pengurangan dampak lingkungan dan pencapaian target keberlanjutan proyek,” tambah Fandy.

Dengan perolehan sertifikasi ini, WSBP akan terus mendorong peningkatan standar produksi serta memperluas implementasi inovasi ramah lingkungan di berbagai fasilitasnya dengan tetap mengedepankan tata kelola perusahaan yang baik. Langkah ini sejalan dengan upaya Perusahaan dalam menghadirkan solusi beton yang tidak hanya andal secara teknis, tetapi juga mendukung pembangunan infrastruktur yang lebih berkelanjutan di Indonesia.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Admin

Recent Posts

IFG Life Laksanakan Amanah Pembayaran Klaim Polis Eks-Jiwasraya, Perkuat Perlindungan Masa Depan

PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life), anggota IFG, BUMN holding asuransi, penjaminan, dan investasi, selama…

43 menit ago

Sekda NTB: Birokrasi Tanpa Ego Sektoral Kunci Wujudkan NTB Mendunia

Sasamboinside.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara…

2 jam ago

Polda NTB Bongkar 3 Kasus Prostitusi di Mataram, Ada yang Berujung Damai

Sasamboinside.com - Pelaksanaan Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi “Pekat Rinjani 2026” yang digelar sejak akhir…

2 jam ago

Demi Wisata Berkelas, ITDC Genjot Keamanan dan Kebersihan Tanjung Aan

Sasamboinside.com – InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) meningkatkan pengamanan dan kebersihan di area Tanjung Aan,…

2 jam ago

Jaga Desa Moncer! Kejari Loteng Buktikan Pendampingan Berbuah Prestasi

Sasamboinside.com – Program pendampingan hukum dan pengawalan dana desa yang digagas oleh Kejaksaan Negeri (Kejari)…

3 jam ago

Keren! Desa Selebung Sabet Penghargaan Nasional lewat Film Antikorupsi ‘Jaga Desa’

Sasamboinside.com – Desa Selebung yang terletak di Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat…

3 jam ago