Penggerebekan ini dilakukan setelah warga geram lantaran sebuah kecelakaan lalu lintas diduga dipicu oleh pengendara yang mabuk.
Di lokasi, polisi mengamankan pemilik warung dan beberapa pekerjanya. Sejumlah pekerja diduga masih di bawah umur.
Kapolsek menjelaskan, aksi ini bermula dari laporan kecelakaan lalu lintas di Simpang 4 Desa Sukadana pada pukul 19.30 WITA.
Seorang pengendara yang diduga mabuk menabrak sepeda motor warga yang sedang menuju acara zikir. Insiden ini memicu kemarahan warga setempat.
Polsek Bayan kemudian mendapat informasi dari kepala desa bahwa warga sudah berkumpul di warung tuak tersebut dengan rencana menutup paksa aktivitasnya.
Untuk mencegah tindakan anarkis, personel Polsek Bayan segera menuju lokasi dan mengamankan pemilik warung serta beberapa pekerja ke Mapolsek Bayan.
Kapolsek Bayan mengapresiasi kerja sama kepala desa dan masyarakat yang tetap menjaga situasi kondusif.
“Selanjutnya, kita dari Polsek Bayan akan berkoordinasi dengan Unit PPA Polres Lombok Utara dan Dinas Sosial Kabupaten Lombok Utara untuk langkah penanganan lebih lanjut,” ujar Iptu I Wayan Cipta Naya.
Sebelumnya, pemilik warung tersebut diketahui sudah pernah dipanggil polisi dan berjanji tidak akan menjual minuman keras maupun mempekerjakan bartender perempuan.
Bahkan, pemerintah desa telah melayangkan surat penutupan warung, namun tidak diindahkan.
Warga berharap penjualan tuak serta praktik mempekerjakan perempuan sebagai bartender dihentikan sepenuhnya. (May)
Sasamboinside.com - Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menegaskan daya saingnya sebagai destinasi pariwisata ramah…
Sasamboinside.com - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) meraih peringkat ke-33,…
Sasamboinside.com - Rencana aksi demonstrasi dan diskusi publik di Kejaksaan Negeri Lombok Tengah pada Selasa,…
Sasamboinside.com – Kongres Advokat Indonesia (ADVOKAI) NTB kembali menggelar Ujian Kompetensi Dasar Profesi Advokat (UKDPA)…
Sasamboinside.com - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa kemajuan Kabupaten Lombok…
Sasamboinside.com – Dampak ekonomi sebesar Rp5,2 triliun dan rekor 157.875 pengunjung menandai keberhasilan Pertamina Grand…