Berita

Polisi Olah TKP Kematian 3 Warga di Sumbawa, Aktivitas Pertambangan Ikut Didalami

Sasamboinside.com – Kepolisian melaksanakan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait meninggalnya 3 orang warga yang diduga merupakan pekerja/penambang di wilayah Desa Lantung, Kecamatan Lantung, Kabupaten Sumbawa.

Olah TKP dilakukan sebagai bagian dari langkah kepolisian untuk mengumpulkan informasi dan barang bukti serta memastikan rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap kondisi di sekitar lokasi kejadian dan meminta keterangan dari sejumlah saksi yang mengetahui peristiwa tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian melakukan dokumentasi TKP, mengamankan barang atau benda yang berkaitan dengan kejadian, serta melakukan pemeriksaan terhadap lokasi yang diduga berkaitan dengan aktivitas pertambangan.

Kapolda NTB IJP Kalingga Rendra Raharja, S.E. M.H. melalui Dir Reskrimsus KBP Ade Zamrah, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti penyebab dan kronologi meninggalnya korban.

“Polisi telah melaksanakan olah TKP dan melakukan langkah-langkah penyelidikan, termasuk mengumpulkan keterangan saksi serta mengamankan barang bukti yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. Untuk penyebab pasti meninggalnya korban masih dalam proses pendalaman,” jelasnya.

Ia menambahkan, apabila dalam proses penyelidikan ditemukan adanya dugaan tindak pidana, kepolisian akan melakukan penanganan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada pihak kepolisian.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memberikan informasi kepada petugas apabila mengetahui adanya fakta yang berkaitan dengan kejadian tersebut,” pungkasnya.

Beberapa waktu sebelumnya tim dari Polda telah melaksanakan pemasangan spanduk/plang larangan menambang di lokasi penambangan tanpa izin antara lain di wilayah Prabu, Lombok tengah dan akan terus dilaksanakan di lokasi lain di seluruh propinsi NTB.

Hal ini bertujuan untuk menertibkan penambangan ilegal yg masih ada di beberapa wilayah di Nusa Tenggara Barat, serta mendorong pemerintah daerah agar sesegera mungkin menerbitkan izin pertambangan rakyat yang sudah diajukan oleh beberapa koperasi serta mendorong percepatan pengesahan IPERA sehingga beberapa koperasi yang sudah mengantongi IPR dapat beroperasi secara optimal.

Hal ini tentunya diharapkan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan para penambang untuk dapat bekerja dengan mengantongi legalitas dan perizinan dalam melaksanakan aktifitasnya.

SaSaMbo Inside

Recent Posts

Lima Pengurus Dilantik Serentak, FN PORDASI NTB-Pacu Bidik NTB Jadi Barometer Pacuan Kuda Nasional

Sasamboinside.com - Federasi Nasional Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia Pacu (FN PORDASI PACU) Nusa Tenggara…

2 jam ago

Dari Kingsman Hingga Plaza, Empat Hiburan Malam Digugat di PN Mataram

Sasamboinside.com - Sejumlah advokat yang tergabung dalam Seniman Hukum Law Firm melayangkan gugatan terhadap Pemerintah…

2 jam ago

Laskar Sasak Sapa 160 Anak Yatim di Jonggat, Gaungkan Semangat “Saling Tunah, Saling Kangen”

Sasamboinside.com– Semangat berbagi dan kepedulian kembali digaungkan Laskar Sasak melalui kegiatan "Road Show Bakti Sosial…

22 jam ago

Putri Mahkota Swedia Terpukau Kearifan Karang Bajo Menjaga Hutan, Mata Air dan Budaya

Sasamboinside.com - Kearifan masyarakat Desa adat Karang Bajo dalam menjaga hutan, sumber mata air, dan…

22 jam ago

Calon Kades Pengadang Bung Yakub Tegaskan Santunan Yatim Piatu Jadi Agenda Berkelanjutan

Sasamboinside.com — Calon Kepala Desa Pengadang, Muh. Yakub Kuswara, S.Sos., menggelar aksi sosial dengan menyapa…

22 jam ago

Bukan Sekadar Nonton Balapan, ITDC Tawarkan Camping Experience di MotoGP Mandalika 2026

Sasamboinside.com – Menjelang race weekend Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 pada 9–11 Oktober 2026,…

2 hari ago