HUKRIM

Polisi Dianggap Lamban Tangani Kasus Penganiayaan di Alfamart Depan BIL

Sasamboinside.com – Keluarga Abdul Aziz (26), seorang pedagang asal Berembeng, masih menanti kepastian hukum dari Polres Lombok Tengah terkait kasus penganiayaan yang dialami korban pada 13 Februari 2025.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 02.30 WITA di Alfamart kompleks SPBU depan Bandara Internasional Lombok ini hingga kini belum menunjukkan perkembangan signifikan, memicu keresahan keluarga dan opini beragam di kalangan masyarakat.

Abdul Aziz melaporkan bahwa ia menjadi korban penganiayaan oleh seorang pria berinisial SN. Pelaku diduga marah karena korban tidak membayar barang yang diambil, hingga berujung pada pemukulan dan penusukan.

Akibat kejadian tersebut, Abdul Aziz mengalami luka serius di kepala dan perut yang menyebabkan pendarahan.

Peristiwa ini terekam jelas oleh kamera CCTV di lokasi kejadian, menjadi bukti kuat untuk mengungkap kasus ini.

Meski Polres Lombok Tengah telah menerima laporan dan menyatakan bahwa kasus tersebut sedang dalam penyelidikan, keluarga korban mengeluhkan lambannya proses hukum.

Saeful, perwakilan keluarga, menyuarakan kekecewaannya atas kinerja kepolisian.

“Kepolisian dinilai lamban menangani kasus ini. Padahal ini menyangkut nyawa seseorang. Apakah karena korbannya rakyat kecil yang tidak punya uang, atau mungkin pelaku ada yang membekingi?” ujarnya dengan nada kecewa, 17/3.

Ia bahkan menduga ada diskriminasi dalam penanganan kasus, “Mungkin karena korban bukan pejabat atau pengusaha berduit, sehingga mendapat penanganan seperti ini,” ujarnya.

Keluarga korban terus berupaya menuntut keadilan dan kepastian hukum. Mereka berharap Polres Lombok Tengah dapat menangani kasus ini secara serius, transparan, dan tanpa pandang bulu.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Lombok Tengah melalui Kasi Humas IPTU Lalu Brata Kusnadi menyatakan bahwa kasus penganiayaan tersebut sudah ditangani.

“Kasus ini dalam proses penyelidikan. Masyarakat diharapkan dapat memberikan informasi dan memantau perkembangannya,” ujarnya singkat.

SaSaMbo Inside

Recent Posts

Samara Lombok Borong 2 Penghargaan Bergengsi di Indonesia Real Estate Awards 2026

Sasamboinside.com — Resort terpadu Samara Lombok tampil sebagai salah satu pemenang utama dalam gelaran Indonesia…

20 jam ago

Vanili NTB Tembus AS, Kemiri Menyusul ke Jepang: Komoditas Desa Mulai Mendunia

Sasamboinside.com - Komoditas unggulan Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai memperluas jejaknya di pasar global. Ekspor…

3 hari ago

Komisi IX DPR RI Soroti 1.327 Kasus PMI Bermasalah Asal NTB, Perlindungan Diminta Tak Berhenti di Pemulangan

Sasamboinside.com - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Komisi IX DPR RI memberikan sorotan…

3 hari ago

Polda NTB Siagakan 2.667 Personel Kawal MotoGP Mandalika 2026

Sasamboinside.com — Polda NTB menyiagakan 2.667 personel untuk mengamankan gelaran MotoGP Mandalika 2026. Pengamanan disiapkan…

3 hari ago

Pemprov NTB Perkuat Perlindungan Anak, Sekolah Diminta Jadi Ruang Aman

Sasamboinside.com - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW)…

4 hari ago

Ada Hak yang Menunggu Kepastian, Dibalik Buku Tanah

Sasamboinside.com - Persoalan pertanahan tidak hanya menyangkut sebidang tanah dan selembar sertifikat. Di balik setiap…

4 hari ago