Berita

Perkelahian Polisi vs Warga, Polisi Sudah Periksa Saksi-saksi

Sasamboinside.com – Pihak kepolisian masih terus mendalami kasus perkelahian yang melibatkan seorang warga sipil berinisial LAD dan oknum anggota polisi berinisial LS. Kasi Humas Polres Lombok Tengah, Iptu Lalu Brata Kusnadi, mengungkapkan bahwa beberapa saksi telah diperiksa terkait insiden tersebut.

“Dari sekitar TKP, ada tiga orang perawat Puskesmas Sengkol yang saat itu berada di lokasi kejadian serta masing-masing pelapor dari kedua belah pihak yang telah dimintai keterangan,” ujar Iptu Lalu Brata Kusnadi, melalui sambungan telepon, Senin (18/2).

Meski demikian, pihak kepolisian belum dapat meminta keterangan langsung dari kedua korban lantaran mereka masih menjalani perawatan medis di rumah sakit.

“Dari kedua korban, kami belum bisa melakukan pemeriksaan karena masih dirawat di rumah sakit,” tambahnya.

Saat ini, pihak kepolisian masih terus mengumpulkan bukti dan keterangan dari saksi-saksi guna mengungkap penyebab serta kronologi perkelahian tersebut.

Sebelumnya diberitakan, Tragedi duel berdarah antara warga sipil berinisial LAD dengan oknum anggota Polisi Polsek Pujut Polres Lombok Tengah, Aipda LS, yang terjadi pada Sabtu (8/2/2025), masih menjadi perbincangan hangat di masyarakat.

Insiden duel berdarah yang berlangsung di halaman Puskesmas Sengkol pada pukul 05.30 WITA itu berujung luka serius bagi kedua pihak.

Menurut informasi yang diperoleh dari pihak kepolisian Polsek Pujut yang dikutip dari media online Lensamandalika.com, peristiwa ini bermula dari dugaan perselingkuhan. Aipda LS diduga mengirim pesan WhatsApp kepada Baiq ZL, istri dari LAD.

Kecurigaan timbul ketika Baiq ZL melaporkan pesan tersebut kepada suaminya. Dalam amarahnya, LAD berpura-pura menjadi istrinya dan membalas pesan tersebut, hingga akhirnya mengatur pertemuan di Puskesmas Sengkol.

Saat pertemuan terjadi, tanpa banyak bicara, LAD langsung menyerang Aipda LS dengan sebilah parang yang diarahkan ke kepala. Namun, LS berhasil melawan dan merebut senjata tajam tersebut.

Dalam duel sengit tersebut, LS membalas serangan dengan menebas tangan LAD hingga nyaris putus. Petugas Puskesmas Sengkol yang melihat kejadian tersebut segera melaporkannya ke Polsek Pujut.

Tidak lama berselang, aparat kepolisian tiba di lokasi dan mengevakuasi kedua korban ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. LAD dilarikan ke RSUD Praya, sementara Aipda LS mendapat perawatan di RS Mandalika.

Akibat insiden ini, kedua pihak mengalami luka parah. LAD mengalami luka sobek di kepala serta tangan kanan yang nyaris putus, sedangkan Aipda LS mengalami luka sobek di kepala, pundak kanan, dan jari tangan kanan.

Hingga saat ini, motif di balik perkelahian tersebut masih dalam penyelidikan. LAD menduga bahwa istrinya memiliki hubungan asmara dengan Aipda LS, yang memicu kemarahannya dan tindakan penyerangan.

Di sisi lain, menurut versi Aipda LS, ia mencurigai LAD membawa narkoba dan berinisiatif mengajaknya bertemu untuk memastikan kebenaran tersebut.

Peristiwa ini masih menjadi sorotan masyarakat yang terus mempertanyakan motif sesungguhnya di balik insiden berdarah ini.

Pihak kepolisian diharapkan untuk bekerja secara professional guna mengungkap apa yang sebenarnya menjadi motif dibalik tragedy berdarah ini.

Selain itu, Kepolisian juga didesak untuk mengusut kasus ini secara transparan demi menegakkan keadilan bagi kedua belah pihak dan mempublikasikannya ke publik.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Lombok Tengah, Iptu Lalu Brata Kusnadi menyampaikan bahwa proses penyelidikan terhadap kasus yang tengah ditangani oleh Polres Lombok Tengah tersebut masih terus berlangsung.

Kasi Humas mengimbau masyarakat untuk tetap bersabar menunggu hasil penyelidikan yang sedang dilakukan oleh pihak kepolisian.

“Mohon bersabar dulu, dik. Rekan-rekan penyidik masih bekerja maksimal untuk menangani kasus tersebut,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui WhatsApp pada Selasa, 18 Februari 2024.

SaSaMbo Inside

Recent Posts

Kapolres Eko Yusmiarto Imbau Wisatawan Waspada di Pantai Aan Saat Libur Lebaran Ketupat

Sasamboinside.com - Kepolisian Resor Lombok Tengah memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat saat libur Lebaran Ketupat…

3 jam ago

Jaga Pesona Tanjung Aan, Kapolda NTB Edy Murbowo Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Sasamboinside.com – Kapolda NTB Edy Murbowo bersama jajaran pejabat utama Polda NTB menggelar aksi gotong…

3 jam ago

Balap GT3 Dunia Hadir di Mandalika 1–3 Mei 2026, Penonton Bisa Ikut Pit Walk hingga Grid Walk

Sasamboinside.com – GT World Challenge Asia 2026 kembali digelar di Pertamina Mandalika International Circuit pada…

10 jam ago

Wabup Nursiah Turun Langsung Bantu Anak Penderita Hidrosefalus di Desa Kawo

Sasamboinside.com — Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menunjukkan komitmen nyata dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat rentan.…

10 jam ago

94 Desa di Kabupaten Lombok Tengah Sudah Terima Dana Desa, 48 Belum Cair

Sasamboinside.com – Penyaluran Dana Desa (DD) di Kabupaten Lombok Tengah hingga triwulan I (Januari–Maret) 2026…

10 jam ago

NTB Tuan Rumah Penyelenggaraan REVIEWS, Forum Ilmiah Nasional Para Dokter Spesialis Mata 2026

Sasamboinside.com - Provinsi NTB akan menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan Regional V Integrated Eye Workshop…

16 jam ago