Pemerintahan

Pemkab Loteng Segera Luncurkan Program Ayam Petelur Untuk Tekan Stunting

Sasamboinside.com – Upaya penurunan stunting di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) memasuki fase baru.
Pemkab Loteng akan segera meluncurkan program inovatif pemberdayaan usaha ternak ayam petelur yang menyasar langsung keluarga miskin dengan anak stunting.
Program ini dinilai sebagai strategi efektif karena menggabungkan peningkatan gizi, ketahanan pangan keluarga, dan pemberdayaan ekonomi.
Wakil Bupati Lombok Tengah, HM Nursiah, menjelaskan bahwa sasaran utama program ini adalah KK miskin yang memiliki anak stunting.
“Dasarnya adalah KK miskin dan stunting. Ini pemberdayaan usaha peternakan ayam petelur, tapi diutamakan untuk kebutuhan stunting,” kata Wabup Nursiah, Rabu (19/11/2025).
Dalam program ini, setiap penerima manfaat memperoleh 18 ekor ayam layer (ayam ras petelur) lengkap dengan kandang, pakan, serta pendampingan teknis dari Dinas Peternakan.
Paket lengkap ini dirancang agar keluarga tidak hanya mampu memproduksi telur untuk konsumsi gizi anak, tetapi juga dapat mengembangkan usaha kecil berbasis ternak.
“Program itu dalam bentuk pemberdayaan usaha ternak ayam petelur. Disediakan ayamnya, kandang, pakan, dan termasuk pendampingan dari dinas peternakan,” jelas Nursiah.
Wabup memastikan program ini akan segera diresmikan.
“Insyaallah kami akan launching pada bulan-bulan ini,” ujarnya.
Menariknya, program tersebut tidak menggunakan dana APBD, melainkan didukung oleh sejumlah donatur yang peduli terhadap percepatan penurunan stunting.
“Anggarannya dari non-APBD, intinya banyak donatur,” tambahnya.
Selain menjadi sumber protein bagi anak stunting, keluarga penerima program juga diperbolehkan menjual sebagian telur yang dihasilkan.
Kebijakan ini memberi ruang bagi keluarga untuk memenuhi kebutuhan lain.
“Tidak semua telur harus dikonsumsi. Sebagian bisa dijual untuk memenuhi kebutuhan keluarga lainnya,” terang Wabup.
Program ayam petelur ini diproyeksikan sebagai salah satu strategi paling efektif Pemkab Lombok Tengah dalam menekan angka stunting.
Selain meningkatkan asupan gizi, program ini memperkuat ekonomi keluarga miskin sehingga upaya pencegahan stunting dapat berlangsung berkelanjutan.
Dengan kombinasi antara ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi, dan intervensi gizi langsung, Lombok Tengah menegaskan komitmennya menjadi daerah dengan program penurunan stunting yang progresif dan berbasis pemberdayaan.
Heriadi

Recent Posts

Divonis 14 Tahun, Walid Marong Masih Pertimbangkan Banding

Sasamboinside.com – Sidang perkara yang menjerat pimpinan sekaligus pengajar Pondok Pesantren Nurul Ikhlas Al-Aziziyah Marong,…

16 jam ago

Bambang Supratomo Kembali Jadi Dirut PDAM Loteng, Sekda: Sudah Memenuhi Undang-Undang dan Aturan

Sasamboinside.com – Bambang Supratomo kembali dipercaya menjabat sebagai Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Ardhia…

17 jam ago

ITDC dan Shekhara Launching Campervan Experience dan Camping Ground Jelang MotoGP Mandalika 2026

Sasamboinside.com - Menjelang pelaksanaan MotoGP Mandalika 2026, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) bersama PT Shekhara…

18 jam ago

ITDC Respons Dugaan Pencurian Motor di Bazaar Mandalika

Sasamboinside.com — InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menyampaikan keprihatinan atas dugaan pencurian sepeda motor yang…

2 hari ago

Kapolresta Loteng Sebut Bukti Belum Kuat, Pengacara Gobres Klaim 2 Alat Bukti Sudah Terpenuhi

Sasamboinside.com - Kapolresta Lombok Tengah Kombes Pol. Hariyanto memberikan tanggapan terkait pemberitaan media online Sasamboinside.com…

3 hari ago

Motor Honda CRF Raib Digondol Maling di Parkiran Bazar Mandalika Kuta Lombok

Sasamboinside.com – Satu unit sepeda motor Honda CRF dilaporkan hilang saat diparkir di area Bazar…

3 hari ago