Example floating
Example floating

NasDem Beri 3 Catatan untuk Pemda di HUT Lombok Tengah ke-81

IMG-20261015-WA0000
A-AA+A++

Sasamboinside.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kabupaten Lombok Tengah menjadi momentum bagi DPRD untuk memberikan sejumlah catatan terhadap kinerja pemerintah daerah.

Anggota DPRD Lombok Tengah dari Fraksi NasDem, Ahmad Syamsul Hady, menyoroti tiga persoalan penting yang dinilai membutuhkan perhatian serius pemerintah daerah, yakni peningkatan angka pengangguran, pembangunan infrastruktur, serta kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan.

Catatan tersebut disampaikan Ahmad yang juga menjabat Ketua Komisi I DPRD Lombok Tengah, seusai Rapat Paripurna DPRD Lombok Tengah dengan agenda peringatan hari jadi ke-81 Kabupaten Lombok Tengah sekaligus penyampaian penjelasan nota keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang APBD Tahun Anggaran 2027, Rabu (14/10/2026).

Ahmad menilai, persoalan pengangguran menjadi salah satu pekerjaan rumah yang perlu segera ditangani pemerintah daerah.

Pasalnya, penurunan angka kemiskinan belum sepenuhnya diikuti perbaikan kondisi ketenagakerjaan.

“Jika kemiskinan kita turun, tetapi penganggurannya naik. Itu kan harus kerja ekstra,” kata Ahmad.

Menurut dia, kondisi tersebut perlu menjadi bahan evaluasi bersama agar program pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada penurunan angka kemiskinan, tetapi juga mampu membuka lebih banyak kesempatan kerja bagi masyarakat.

Selain persoalan pengangguran, Ahmad juga menyoroti pembangunan infrastruktur di Lombok Tengah secara umum.

Menurut dia, pembangunan infrastruktur masih menjadi salah satu aspek yang perlu mendapatkan perhatian pemerintah daerah.

Dia berharap pembangunan yang dilakukan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung peningkatan kesejahteraan warga di berbagai wilayah Lombok Tengah.

Catatan ketiga berkaitan dengan kualitas pelayanan publik, terutama sektor kesehatan.

Ahmad menilai, peningkatan kelas rumah sakit harus diikuti dengan peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat.

Status rumah sakit yang semakin baik, menurut dia, perlu dibarengi dengan kualitas layanan yang semakin optimal.

“Rumah sakit kita sudah naik kelas, tetapi servis atau pelayanannya itu kan harus naik,” ujarnya.

Menurut Ahmad, peningkatan fasilitas dan status rumah sakit semestinya berjalan beriringan dengan perbaikan kualitas pelayanan, sehingga masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari pembangunan sektor kesehatan.

Ahmad menegaskan, catatan tersebut bukan dimaksudkan untuk menghambat langkah pemerintah daerah.

Sebaliknya, DPRD tetap mendukung berbagai upaya pemerintah selama diarahkan pada pembangunan yang lebih baik bagi masyarakat.

Namun, dia berharap dukungan tersebut diikuti langkah-langkah konkret untuk menjawab persoalan yang masih menjadi pekerjaan rumah daerah.

“Saya kira itu catatan yang paling besar yang harus segera mendapatkan perhatian kita bersama. Yang pasti, legislatif mendukung terus langkah-langkah konkret dari kerja pemerintah daerah kalau itu untuk pembangunan yang lebih baik ke depannya,” kata Ahmad.

FB_IMG_1791945637181