Berita

Laskar NTB Ancam Demo Besar-besaran Tolak Capim Baznas, Tuduh Penuh Rekayasa Politik

Sasamboinside.com – Organisasi masyarakat (Ormas) Laskar NTB mengancam akan menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di Kantor Gubernur NTB pada hari Selasa, 3 Juni 2025, bertepatan dengan jadwal pelantikan pimpinan Baznas yang baru.
Dalam pernyataan resminya, Ketua Umum Laskar NTB, HM Agus Setiawan dengan tegas menolak hasil seleksi Capim Baznas NTB yang mereka sebut sebagai produk kompromi politik yang tidak mencerminkan profesionalisme dan integritas.
Agus menilai, proses seleksi tersebut sarat dengan kepentingan balas budi dan tidak transparan, yang akhirnya mengabaikan kompetensi serta amanah yang seharusnya menjadi landasan utama dalam mengelola zakat masyarakat.
“Kita tolak Capim Baznas 2025–2030 karena diduga kuat merupakan hasil kompromi politik. Mereka yang terpilih tidak mencerminkan profesionalitas dan kompetensi yang dibutuhkan dalam mengelola zakat secara amanah. Masyarakat tahu bahwa hasil ini penuh rekayasa dan balas budi,” tegas Agus melalui keterangan tertulis yang diterima sasamboinside.com, Jumat, 30 Mei 2025.
Ketum Laskar NTB ini juga menuding bahwa proses rekrutmen telah melanggar ketentuan hukum yang berlaku, terutama Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2003 tentang Pengelolaan Zakat.

Menurut dia, pelaksanaan seleksi yang tertutup dan minim akuntabilitas itu mencederai nilai keterbukaan dan partisipasi publik, yang justru sangat dibutuhkan dalam pemilihan pimpinan lembaga sekelas Baznas.
“Kami menolak keras pelantikan Capim Baznas periode ini karena tidak mewakili hajat masyarakat NTB yang mengedepankan keterbukaan, transparansi, dan amanah. Secara de facto, pengurus ini tidak memiliki legitimasi publik. Hal ini tentu akan sangat berpengaruh terhadap penerimaan dan pengelolaan zakat ke depan,” lanjutnya.
Agus mengungkapkan bahwa kekecewaan mereka juga dipicu oleh sikap panitia seleksi (pansel) yang dinilai tidak transparan dan enggan memberikan penjelasan secara terbuka kepada masyarakat. Bahkan, undangan resmi dari DPRD untuk memberi klarifikasi pun disebut tidak direspons oleh pansel.
“Pansel tidak berani menjelaskan hasil kerja mereka kepada publik, baik secara langsung maupun melalui undangan DPR. Ini menambah kecurigaan kami bahwa proses ini penuh dengan rekayasa dan kompromi politik. Sebagai bentuk kekecewaan, kami akan turun aksi besar-besaran dengan ribuan massa pada hari pelantikan,” tegasnya.
SaSaMbo Inside

Recent Posts

217 Warga Binaan Rutan Praya Dapat Remisi HUT ke-81 RI, Didominasi Kasus Perlindungan Anak dan Narkotika

Sasamboinside.com - Sebanyak 217 warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Praya, Lombok Tengah…

3 jam ago

Radikalisme Mengintai di Layar Ponsel, NTB Perkuat Literasi Digital

Sasamboinside.com - Kejaksaan Agung bersama sejumlah instansi terkait memperkuat upaya pencegahan penyebaran paham radikalisme terhadap…

18 jam ago

Demo di Kantor ATR/BPN Lombok Tengah Memanas, Massa Bakar Ban Tuntut Penyelesaian Sengketa Lahan

Sasamboinside.com - Aksi demonstrasi puluhan warga Rowok dan Mawun di Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan…

18 jam ago

Motor Dicuri Saat Pemilik Beribadah, Puma Polda NTB Sikat Terduga Penadah

Sasamboinside.com — Unit Reaksi Cepat Puma Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda NTB berhasil membongkar jaringan…

19 jam ago

Lalu Hizzi Resmi Pimpin Pordasi Pacu NTB, Siap Genjot Prestasi Kuda Pacu Menuju PON 2028

Sasamboinside.com – Lalu Hizzi S.Pd resmi dilantik sebagai Ketua Pengurus Provinsi Federasi Nasional Persatuan Olahraga…

20 jam ago

Kick-off MotoGP Mandalika 2026 Dimulai, Bidik Rekor 145 Ribu Penonton

Sasamboinside.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama ITDC dan seluruh stakeholder resmi memulai…

1 hari ago